Penjualan Hewan Kurban Mulai Marak, Sapi Rp 20.000.000 - Rp 25.000.000

share on:
Suasana perdagangan hewan kurban di Pasar Hewan Kebonagung Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Perdagangan hewan kurban di Bantul mulai semarak, namun para pedagang memiliki stok dagangan cukup. Sebagian konsumen masih mempertimbangkan, selektif dan menunda waktu pembeliannya.

Berdasarkan pengamatan bahwa akivitas jual beli hewan qurban di Pasar Hewan Kebonagung Imogiri masih normal. Para pedagang memiliki banyak stok hewan dagangan yang dijual di pasar atau di rumahnya.

Durjani (62) dan Sajidi (70), mengungkapkan pihaknya banyak mempunyai dagangan. Setidaknya punya stok 5 ekor sapi dan kambing. Meski sebagian pembeli sudah ada yang memesan bahkan membayarnya, namun banyak pula yang hanya melihat-lihat dan mencari tahu harga. Mereka cenderung menunda waktu pembeliannya.

“Tentang harga kambing, sapi dan domba tergantung pada besar dan kecilnya serta jenisnya. Namun masih normal dan stabil dibandingkan dua minggu sebelumnya,” katanya.

Sapi ukuran normal dan banyak dicari komsumen pada umumnya yang harganya Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per ekor. Namun ada pula sebagian yang harganya Rp 40.000 per ekor lebih sulit mendapatkan konsumen.

Dagangan dari luar, misal dari Madura juga sebagian  telah masuk, sehingga stok cukup. Namun pedagang juga tidak mungkin menurunkan harga.

Sementara itu, sejumlah peternak yang menjual ternaknya mengatakan, yang menjadi kendala petani ternak kini adanya penyakit talotalo (benjolan pada tubuh) atau Lumpy Skin Disease (LSD)

Hewan yang terkena itu tidak laku dijual bahkan dagingnya tidak dikonsumsi. Pedagang dan konsumen tidak mau membelinya. (Spd)

 


share on: