Penutupan Latposko I Korem 072/Pmk Dilanjut Penyaluran Sembako

share on:
Simulasi evakuasi korban bencana erupsi Merapi dalam Latposko I yang telah ditutup oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan SIP MM, di Magelang, Jumat (18/12/2020) -YP-Dok.Penrem

Yogyapos.com (MAGELANG) - Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan SIP MM, memimpin Penutupan Latposko I Penanggulangan Bencana Alam TA 2020 yang digelar, di Lapangan Bola Gludug, Japunan, Kecamatan Dukun, Magelang, (18/12/2020).

Acara penutupan ini dihadiri Kasiops Kasrem 072/Pmk Kolonel Inf Mustakim, Dandim 0705/ Mgl Letkol Czi Anto Indriyanto SSos MM, Dandim 0706/Tmg Letkol Czi Kurniawan Hartanto SE, Dandim 0731/Klp Letkol Inf Yefta Sangkakala SSos, Dandim 0732/Slm Letkol Inf Arief Wicaksana SH MHan, Kasdim Kota 0734/Yka Letkol Arh Catur Supriyono, Kapenrem 072/Pmk Mayor Czi Agus Sriyanta, Pasi Bhakti TNI Korem 072/Pmk Mayor Inf Heri Manuadi, Pabung Kodim 0705/Mgl Mayor Inf Yakobus Totok, Pasilat Korem 072/ Pmk Kapten Arh Siswoto, para Danramil 0705/Mgl, para Perwira Staf Kodim 0705/Mgl, para Perwakilan Prajurit Kodim 0705/Mgl, Perwakilan BPBD Kabupaten Magelang, Forkopimcam Dukun, Kades Dukun Tonto Haryanto beserta perangkat, Masyarakat Dukun Magelang.

Danrem dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kesungguhan anggotanya mengikuti rangkaian kegiatan latihan penanggulangan bencana alam Erupsi Gunung Merapi yang berlangsung selama lima hari. Pelatihan ini dimaksudkan sebagai kesiapsiagaan Tugas Perbantuan kepada Pemerintah Daerah dalam penanggulangan bencana alam erupsi Gunung Merapi.

“Walau dengan materi yang cukup padat, namun kita mampu menyelesaikannya dengan baik. Hal itu, mencerminkan betapa besarnya tanggung jawab para peserta latihan dalam mengikuti kegiatan ini,” ujarnya. 

Dengan adanya latihan ini, tentunya para peserta latihan dapat memperoleh ilmu pengetahuan dan mendapat hasil yang maksimal. Sehingga penyelenggara dan peserta latihan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing serta satuan setingkat Kodim dapat mengaplikasikan tugas-tugas yang diberikan Komando Atas dan dapat berkoordinasi dengan aparat terkait terutama jajaran Pemerintah Daerah.

Demikian pula, di harapkan para peserta latihan mampu dan melaksanakan prosedur hubungan Komando dan Staf sesuai mekanisme serta prosedur latihan bahkan mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat dalam menghadapi persoalan di lapangan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

Danrem juga mengingatkan kembali, latihan terintegrasi dengan melibatkan berbagai satuan dan instansi sangat bermanfaat untuk memupuk kerja sama yang baik dan saling berkoordinasi dalam setiap pelaksanaan tugas yang diembankan. Hal ini bertujuan agar nantinya dapat lebih berperan serta secara aktif dan maksimal untuk membantu Pemerintah Daerah dalam menangani segala dampak dan permasalahan yang terjadi akibat bencana alam, maupun program pemerintah yang lainnya.

“Kita selalu melaksanakan evaluasi secara terus menerus, terhadap setiap materi latihan yang diberikan, sebagai bahan penyempurnaan latihan berikutnya,” jelasnya. 

Sebelum penutupan Latposko I, seluruh prajurit dan masyarakat melaksanakan kegiatan Karya Bhakti dan penyerahan bantuan sosial sembako kepada 5 perwakilan dari 20 warga. (*/Met)

 

 


share on: