Yogyapos.com (SLEMAN) - Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo membuka lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar dalam program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) angkakatan ke 3, di Hotel Sahid Raya, Babarsari Depok Sleman, Sabtu (14/5/2022).
Acara yang didelenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Matematika, secara bersamaan juga diselenggarakan di tujuh Kabupaten se-Indonesia, diantaranya Kabupaten Bantul, Kabupaten Klaten, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Utara. Diikuti 600 calon Guru Penggerak, 472 Kepala Sekolah, 70 Pengawas, 22 Perwakilan Dinas Pendidikan dan 72 orang dari komunitas praktis pendidikan.
Kustini mengapresiasi dan mengaku bangga dengan para guru yang mengikuti orogram lokakarya tersebut. Menurutnya, peran guru sangat penting dalam mencetak karakter generasi penerus bangsa.
Sebagai pendidik, tandasnya, peran guru tidak dapat digantikan oleh apapun. Dikatakan bahwa hubungan guru dengan siswa tidak hanya sebatas transfer of knowledge, tetapi juga transfer of value. Sehinga guru dapat menanamkan sikap nilai moral dan etika pada siswanya.
“Saya berharap dengan lokakarya ini para Calon Guru penggerak dapat memahami dan menularkan pengetahuan yang diperoleh dari Program Pendidikan Guru Penggerak Pengajar pada rekan guru lainnya. Sehingga bisa meningkatkan kwalitas pembelajaran di sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Sleman,†kata Kustini.Â
Sementara Nunik Sukeksi SH MPd dan PPPPTK Matematika mengutip pernyataan Mendikbudristek Nadiem Makarim, bahwa program tersebut dimaksudkan untuk mencetak guru dengan ketrampilan khusus. Untuk itu setiap guru yang sudah mengikuti program tersebut akan mendapatkan pelatihan secara intensif selama sebilan bulan.
“Mendikbudristek Nadiem Makarim, mengatakan bahwa melalui program pendidikan guru penggerak ini sedang membangun elite force atau semacam Kopasus dalam TNI AD, tetapi tentu tidak mudah. Perlu mental yang kuat juga harus mampu mengikuti pelatihan secara intensif,â€Â ungkapnya. (Agn)
