Peran Pemkal Kunci Penggerak Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal

share on:
Raker Pokja Ketahanan Ekonomi di Ruang Rapat Sadewa Kesbangpol DIY, Jalan Tentara Rakyat Mataram No. 45 Bumijo, Yogyakarta, Selasa (12/8/2025) || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (YOGYA) - Pemerintah Kalurahan memegang peran strategis dalam mengembangkan sekaligus menjadi motor penggerak membangun ekonomi berbasis gotong royong dan potensi lokal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY Lilik Andi Aryanto SIP MM saat membuka Rapat Kerja (Raker) Pokja Ketahanan Ekonomi di Ruang Rapat Sadewa Kesbangpol DIY, Jalan Tentara Rakyat Mataram No. 45 Bumijo, Yogyakarta, Selasa (12/8/2025).

"Kalurahan punya peran besar, karena kalurahan adalah tempat di mana potensi lokal berada dan bermula dari sinilah kita mengenal masyarakat, memahami masalahnya, sekaligus melihat peluangnya," ujar Lilik

Lilik menjelaskan, ketahanan ekonomi bukan hanya soal menambah penghasilan, tetapi tentang kemampuanbertahan, menyesuaikan diri, dan bangkit dari berbagai tantangan. 

"Kita tahu, kondisi ekonomi global, kondisi geopolitik global yang sedang memanas, hingga dampak pandemi memberi banyak pelajaran bahwa kekuatan ekonomi harus dibangun dari bawah, dari komunitas kita sendiri,"jelasnya.

Melalui Raker Pokja Ketahanan Ekonomi ini, ia berharap muncul ide-ide yang tidak hanya bagus di atas kertas, tapi bisa dijalankan dan dirasakan manfaatnya langsung oleh warga. Raker menjadi langkah nyata menuju DIY yang lebih tangguh, berdaya saing, dan sejahtera, sambil tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

"Kita ingin setiap kalurahan punya strategi yang jelas untuk menguatkan ekonominya, baik melalui pengembangan usaha kecil, pemanfaatan teknologi, maupun kolaborasi antar pihak," tuturnya.

Raker kali ini mengusung tema “Peran Strategis Kalurahan sebagai Leading Sector Pembangunan Ekosistem Ketahanan Ekonomi Berbasis Komunitas”. 

Menghadirkan tiga narasumber diantaranya Prof Janianton Damanik, Guru Besar Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM,

menyampaikan materi Proses pendampingan masyarakat dlam mengupayakan penguatan ketahanan ekonomi. Pemateri ke dua, Ki Anom Cucondro Lurah Jatimulyo, Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo dan Gunawan Aribowo selaku Pendamping Desa Semanu, Gunungkidul. (Opo)

 

 

 

 


share on: