Peringati Hari Bumi, PKS Bantul Tebar Benih Ikan di Dam Kalakan

share on:
Para anggota PKS Bantul saat tebar benih di dam Kalakan, Selasa (27/4/2021) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Memperingati Hari Bumi 2021, DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banguntapan melakukan bakti sosial menebar benih ikan, di Dam Kalakan Sungai Mrue Potorono, Bangungunpatan, Selasa (27/4/2021). Gerakan sosial ini didukung oleh semua DPD PKS Bntul.

“Acara yang dipelopori oleh DPC PKS Banguntapan dan didukung DPD PKS Bantul serta anggota dewan PKS asal Bantul asal Banguntapan kali ini, bertujuan untuk melestarikan keseimbangan alam (bumi) atapun lingkungan,” kata Ketua DPD PKS Bantul, Agung Laksmono MLing.

Dikatakan, dalam falsafah Jawa dikenal dengan istilah Mahayu Hayuning Bawana atau jagad ataupun alam. Punya makna sangat penting adannya upaya menjaga kelestarian lingkungan. Ini juga bertujuan untuk memberikan contoh, mengajak, mengedukasi dan mempegaruhi masyarakat agar semakin baik tentang pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya kelestarian alam.

Ketua DPC PKS Banguntapan, Kasno SE mengatakan, dalam aksi 

pelestarian lingkungan kali ini jumlah benih ikan yang ditebar setidaknya sekitar 50 kg.

“Latar belakang dan alasan diadakannya aksi ini adalah karena ancaman kerusakan lingkungan semakin bertambah. Sementara upaya pelestarian semakin berkurang, maka diperlukan adanya ajakan dari kami,” ungkap Kasno.

Menurut Anggota Fraksi PKS DPRD Bantul, Ahmad Agus Sofwan, aksi kepedulian terhadap upaya kelestarian lingungan ini dibutuhkan oleh alam itu sendiri juga oleh manusia. Ini salah satu aplikasi nyata untuk

mengamalkan habluminallah (hububungan manusia dengan Allah), sesama manusia dengan manusia dan manusia dengan alam.

“Dengan ditebari benih ikan, maka diharapkan populasi ikan di dam ini bisa tumbuh sehingga bisa bermanfaat bagi alam dan manusia,” kata Ahmad Agus Sofwan.

Ikut dalam menaburkan benih ikan kali ini dari unsur perwakilan Kepanewon, Koramil dan Polsek Banguntapan serta sejumlah warga.

Dam Kalakan adalah salah satu tempat yang sering dijadikan sebagai tempat memancing ikan oleh warga. Sedangkan di sebelah timurnya ada embung sebagai obyek wisata dan pemancingan. (Supardi)

 


share on: