Yogyapos.com (YOGYA) - Sebagai upaya pelayanan terhadap masyarakat khususnya golongan masyarakat miskin dan kurang mampu, Pesantren Jalanan Ridho Allah (PJRA), Jumat (17/12/2021) kembali membuka Warung Ikhlas di Jalan Gedong Kuning No. 30 Yogyakarta.
Pembukaan Warung ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua PJRA Kota Yogyakarta Eryka Bagus Irawan. Warung Ikhlas ini merupakan cabang ke-5 dari semua Warung Ikhlas yang telah dibuka.
“Warung Ikhlas ini merupakan perwujudan dari warung makan gratis. Kami menyediakan makanan setiap hari bagi masyarakat yang membutuhkan yang kami sebar di sejumlah lokasi,” ujar Ketua PJRA Yogyakarta Eryka Bagus Irawan kepada wartawan usai peresmian.
Ditambahkan Eryka, Warung Ikhlas terwujud berkat kerjasama dan gotong royong PJRA dengan masyarakat sekitar lokasi warung. Adapun bentuk gotong royong tersebut antara lain berupa pengadaan makanan, dana maupun ketersediaan sebagai lokasi warung itu sendiri.
Warung Ikhlas pertama kali didirikan pada awal masa pandemi, ketika banyak masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan makanan, karena takut keluar rumah. Meski demikian, seiring dengan menurunkan kasus pandemi, warung ikhlas ini tetap dipertahankan untuk melayani masyarakat.
Mengenai jam operasional dan jumlah porsi yang disediakan, setiap warung tidak sama, tetapi rata-rata jumlah porsi makanan yang disediakan antara 50 sampai 70 porsi setiap harinya, dengan jam buka mulai pukul 09.00 pagi sampai jumlah porsi makanan yang disediakan habis. Jumlah porsi ini akan ditambah sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada masing-masing lokasi Warung Ikhlas.
Eryka mengaku sejak Warung Ikhlas 1 sampai ke 5 dibuka, animo masyarakat untuk berkunjung ke Warung Ikhlas ini sangat tinggi. Sebagian besar datang dan bersantap ditempat tetapi sebagian lain diantarkan ke ummat yang membutuhkan. Oleh karena itu pihaknya berharap pembukaan warung ikhlas disetiap lokasi ini mampu menginspirasi dan memotivasi masyarakat sekitar untuk menyediakan fasilitas serupa.
Mengenai jumlah warung ikhlas, PJRA tidak mematok target tertentu, tetapi pihaknya melihat sejauh mana tingkat kepedulian serta respon masyarakat terhadap pendirian warung ikhlas ini.
“Kita akan menjalanani saja. Kalau sampai berjumlah puluhan atau ratusan ya kami bersyukur. Prinsipnya kami jalani saja,” tandas Eryka. (*/Sulistyawan Dibyosuwarno)
