PFI Yogya Berbagi Masker dan Sembako

share on:
Anggota PFI Jogja saat mempersiapkan paket sembako yang hendak dibagikan kepada warga || YP/Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Merespon keadaan sosial akibat merebaknya penyebaran virus Covid-19, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogya melakukan aksi kemanusiaan bertajuk ‘Sejuta Masker dan Sembako’ bagi masyarakat Yogyakarta yang terdampak. Penggalangan dana dengan cara open donasi.

Ketua PFI Jogja Oka Hamied dalam siaran persnya Rabu (15/4/2020) mengatakan, bantuan sembako merupakan hasil donasi dari para donatur yang dibuka melalui media sosial. 

“Ini adalah hasil dari sumbangan atau donasi dari para donatur yang perduli akan masyarakat terdampak dari penyebaran pandemi virus corona di Yogyakarta. Gerakan ini awalnya hanya untuk kalangan wartawan foto Yogyakarta saja, namun mendapat respon baik oleh puluhan donatur saat disebar melalui media sosial. Akhirnya dibukalah dompet penggalangan donasi secara umum dengan waktu kurang dari satu minggu,” ujar Oka Hamied di Omah Pitoe Namburan Lor.

Paket sembako yang disalurkan terdiri dari kebutuhan pokok sehari-hari seperti beras, gula, mie instan, minyak goreng, dan masker kain. Penyaluran nantinya akan dilakukan dengan dua sistem, yaitu pintu ke pintu (door to door) dan secara langsung di sejumlah jalan protokol Kota Yogyakarta.

Bantuan paket sembako akan difokuskan kepada warga rentan terdampak Covid-19 seperti tukang becak, kusir andong, lansia dan sejumlah orang yang benar-benar membutuhkan.

Oka Hamied menambahkan, PFI Jogja akan menyeleksi para calon penerima paket sembako agar benar-benar tepat sasaran. Rencananya akan dibagikan kepada masyarakat pada hari Kamis (16/4/2020) di sejumlah titik di Kota Yogyakarta. “Bagi para donatur yang telah bermurah hati, kami ucapkan banyak terima kasih dan rencananya aksi ini akan terus kami lanjutkan hingga beberapa tahapan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat. Dan kami mengimbau untuk masyarakat untuk mengikuti anjuran Pemerintah yaitu Physical Distancing dan tetap di rumah saja untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Yogya,” tandasnya.  (Dol)

 

 

 

 

 

 

 


share on: