Prestasi Olahraga bagi Disabilitas Berpeluang Membuka Karir

share on:
Ketua National Paralimpik Commite (NPC) DIY, Hariyanto, saat menjadi narasumber Sosialisasi Olahraga Prestasi Disabelitas NPC ini, di Pemkab Bantul, Senin (24/10/2022)

Yogyapos.com (BANTUL) - Para penyandang disabilitas sangat berpeluang untuk berkarier. Melalui prestasi olahraga, maka penyandang disabilitas tergolong istimewa, karena hal ini berbeda dengan atlet yang kondisinya normal pada umumnya.

“Ini istimewa. Bagi penyandang cacat mengatasi kekurangan pada fisiknya sendiri saja sudah merupakan hal yang sulit. Apalagi mereka juga dituntut mengalahkan lawannya saat bertanding. Ini istimewa, wajib diperhatikan oleh pemerintah,” kata Ketua National Paralimpik Commite (NPC) DIY, Hariyanto, saat menjadi narasumber Sosialisasi Olahraga Prestasi Disabelitas NPC ini, di Pemkab Bantul, Senin (24/10/2022).

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-senator-diy-mendorong-peningkatan-fasilitas-umum-bagi-penyandang-disabilitas-7569

Dalam olahnraga, para disabilitas dikelompokkan (diklasifikasikan) misalnya kelas 1, kelas 2 dan seterusnya sesuai dengan kekurangan fisik yang ada pada diri atlet. Bahkan diklasifikasikan lagi dan disesuaikan yaitu misalnya kelompok deksa, netra dan gratha.

Sedangkan dalam pertandingan olahraga untuk atlet umum (normal) tidak mengenal dan diberlakukannya tentang kekurangan fisik pada atlet. Artinya klasifikasinya bagi mereka adalah sama.

BACA JUGA:  https://yogyapos.com/berita-dr-h-hilmy-muhammad-ma-dukung-pembentukan-komisi-nasional-disabilitas-2317

“Bantul sendiri juga merupakan Kabupaten yang para disabilitasnya sangat berpeluang untuk berprestasi. Bahkan sudah banyak yang telah berhasil mempunyai prestasi. Mas Gayuh adalah contohnya. Ia atlet catur yang berhasil juara dan memperoleh medali emas di tingkat DIY, Nasional dan Asean. 

Setiap medali emasnya juga memperoleh penghargaan ratusan juta rupiah oleh Presiden Joko Widodo. Bahkan ia dijadikan PNS di salah satu Kementerian yang tugasnya hanya latihan/melatih, bahkan dibuatkan rumah.

“Maka kini saya katakan bahwa olahraga bagi disabilitas merupakan peluang karier bagi para atletnya,” tutut Hariyanto.

BACA JUGA:  https://www.yogyapos.com/berita-drs-ahmad-agus-sofwan-mpdi-konsen-terhadap-disabilitas-4475

Maka, lanjutnya, visi NPC yaitu mewujudkan kesetaraan dan keseimbangan pembinaan olahraga disabilitas di Indonesia. Sedangkan semboyan NPC yaitu jangan hitung yang hilang dari tubuh yang masih tersisa untuk terus berprestasi ‘latih yang lemah, sambjng yang potong, gigih bertanding maju terus pantang mundur’.

Untuk mengantarkan para disabilitas agar berprestasi tentunya juga masih terdapat banyak kendala. Yaitu keluarnya orang yang dekat dengan disabelitas kurang memberikan motivasi kepada mereka. Maka diperlukan motivasi yang serius bagi disabelitas yang.

Informatif dan komunikatif dari Kabupaten Bantul dengan NPC DIY untuk kemajuan dan prestasi olahraga disabilitas secara efektif diperlukan dan harus dilakukan.

Tentang adanya anggaran untuk olahraga disabilitas di DIY menggunakan dari APBD secara porposional meski tidak sebesar yang diperuntukan kepada KONI. (Spd)

 


share on: