Prodi Informatika Unriyo Lakukan Pendampingan UMKM Banguntapan

share on:
Salah satu UMKM di Banguntapan, Bantul || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (BANTUL) - Kapanewon Banguntapan Bantul mengandeng Program Studi Informatika Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) menandatangani nota kesepahaman pendampingan kepada para pelaku UMKM yang tersebar di wilayah Kapanewon Banguntapan Bantul.

“Kapanewon Banguntapan merupakan daerah perbatasan Bantul dengan Kota Yogyakarta, ini merupakan salah satu keuntungan tersendiri. Wilayahnya juga cukup luas sehingga potensi yang dimiliki sebenarnya sangat besar untuk dikembangkan,” kata Panewu Banguntapan, Nyoman Gunarsa disela penandatanganan kerjasama, di kantor Kapanewon Banguntapan, Jumat (4/2/2022).

Pihaknya menyambut baik dan siap memfasitasi kerjasama dalam kegiatan pengabdian masyarakat dan penelitian dosen yang berkaitan dengan pendampingan UMKM. Kapanewon Banguntapan menjadi co-working space bagi aktivitas warga Banguntapan dalam menyongsong era digitalisasi 4.0, sehingga Kantor Kapanewon Banguntapan menjadi bagian dari pelayanan masyarakat. 

“Tujuan co-working space adalah tempat para pelaku UMKM Kapanewon Banguntapan. Hingga saat ini tercatat sebanyak  120 UMKM, sedangkan 60 usaha telah aktif berkegiatan secara terkoordinasi dalam satu komunitas, diantaranya masih terkendala terkait promosi. Saat ini di Kapanewon Banguntapan ada komunitas UMKM seperti Pasar Kamis atau  Paskam, Banguntapan Street Food atau BSF dan Forkom UMKM. Mereka bisa berkarya di Kantor Kapanewon seperti membuat foto produk, meeting, edit video, gathering dan lain sebagainya,” katanya.

Ketua Program Studi Informatika Program Sarjana Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Respati Yogyakarta, I Wayan Ordiyasa S Kom MT mengungkapkan, dalam rangka mendukung pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Prodi Informatika Unriyo, dengan menerjunkan dosen dan mahasiswa.

Ada pula pendampingan dalam bidang pertanian yakni penelitian dosen Fakultas Sains dan Teknologi khususnya pada bidang pertanian penelitian untuk mencegah hama seperti burung yaitu dengan menggunakan teknologi internet of thing akan dirancang teknologi pengusir burung secara otomatis.

Dalam hal perdagangan dengan metode penelitian menggunakan teknologi kecerdasan buatan dengan jumlah sampel melibatkan 120 UMKM. Pihak Program Studi Informatika juga memiliki kegiatan instalasi dan service laptop/notebook dari sisi program/software-nya yang biasanya dilaksanakan mahasiswa Prodi Informatika secara rutin tiap 1 tahun.

“Kegiatan akan dilakukan mulai Februari 2022 ini dan teknis kegiatan akan dibahas dalam forum bersama Unriyo dan Kapanewon Banguntapan Bantul, disepakati dan dilaksanakan sebagai pedoman agar dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar,” katanya. (Opo)

 


share on: