Prodi PSPS BBPPMPV Seni Budaya Lakukan Kunjungan Industri ke Geronimo FM

share on:
Para guru dan pembimbing di Studio Radio Geronimo FM || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Sebanyak 10 guru Produksi Siaran Program Radio BBPPMPV Seni Budaya, berkunjung ke Radio Geronimo FM yang mapan di Jl. Gayam Bausasran Yogyakarta, Rabu (8/11/2022).

Kesepuluh guru tersebut antara lain Linna, Lambang, Yasin, Sahar, Hariyono, Anis, Flany, Zukkarnaen dan Aini. Mereka didampingi panitia Koesbudiantara, Tri Widhy Rahmanto MPd (Kaprodi) dan Dr Akhir Lusono (Ketua Bidang Keahlian Broadcast dan Perfilman).

Para pendidik dari Jawa dan Luar Jawa ini sedang mengikuti diklat peningkatan guru produktif BA BUN di BBPPMPV Seni Budaya Sleman selama satu bulan. Mereka mendapatkan materi umum, pokok dan penunjang. Materi pokok yakni yang berkaitan langsung dengan teori dan praktik kejuruan.

“Jadi materi teori dan praktik kejurian itu antara lain: manajemen penyiaran, editing audio, teknik vokal dan penyiar,  penulisan naskah drama radio, ilustrasi musik, jurnalistik dan pemberitaan,” jelas Tri Widhy Rahmanto selaku Kaprodi kepada yogyapos.com, Kamis (9/11/2022).

Adapun narasumber yang memberikan antara lain Dr Akhir Lusono, Janu Riyanto MSn, Tri Widhy R, praktisi dan jurnalis yang telah berpengalaman. 

Dalam kunjungan industri ke Radio Geronimo ini dilakukan perbincangan dengan pengelola, Adi prabowo Manajer Operasional dan Irma Bagaian Administrasi, juga pengelola program. Hal ini dimaksudkan agar guru sebagai mediator kepada para peserta didik juga paham dan tahu betul apa dan bagaimana industri penyiaran khususnya radio ini di kelola. 

Para pendidik ini sangat antusias mengikuti kegiatan kunjungan industri. Mereka nantinya juga akan terjun langsung untuk praktik lapangan ke industri penyiaran yang sama. Sehingga para pendidik ini sudah memiliki kesiapan ketika magang industri.

“Kunjungan industri ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian kegiatan diklat peningkatan kompetensi produktif bagi para guru. Maka kegiatan kunjungan industri ini sangat penting dan berkorelasi dengan tuntutan jaman di industri penyiaran,” jelas Tri Widhy Rahmanto.

Tri Widhy menegaskan, program diklat semacam ini memang akan selalu melibatkan dunia usaha dan dunia industri. Sehingga terjalin link and match yang berkesinambungan. (*)

 


share on: