Yogyapos.com (BANTUL) - Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih menyatakan mengagumi keterampilan dan kemampuan para siswa SLB Bina Siwi Pajangan dalam bermain musik, sehingga bertambah semangat memberdayakan mereka.
Hal itu diungkapkan oleh Abdul Halim saat peresmian Program Keterampilan Unggulan ‘Tusuk Sate’ SLB Bina Siwi Pajangan Bantul, Senin (15/8/2022).
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-guru-tk-masyitoh-ikuti-pelatihan-ecoprint-di-dnp-1567
Menurutnya, para siswa SLB sebenarnya merupakan insan yang juga mempunyai keistimewaan dan keterampilan khusus. Bahkan bisa melebihi orang lain. Contoh bisa bermain musik dan membuat kerajinan, salah satunya tusuk sate.
“Maka agar mereka dapat meraih kesuksesan juga diperlukan atensi dari Pemerintah dan pihak lain. Memberdayakan para siswa SLB merupakan bagian dari visi dan misi Pemkab Bantul yaitu mengatasi masalah sosial. Untuk mensukseskan upaya itu, maka saya secara pribadi menyumbang Rp 10 juta untuk mendukung program SLB ini,” sambungnya.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-gemawira-gelar-pelatihan-ecoprint-bagi-40-perempuan-6493
Sementara itu, Kabid Pendidkan Khusus Dinas Pendidikan DIY, Basuki, mengatakan di DIY akan diluncurkan Program Pendidkan Komunitas Bagi Keluarga. Ini tujuannya agar warga yang berkebutuhan khusus bisa mempunyai keterampilan dan mandiri.
Bupati Abdul Halim Muslih tandatangan berita acara peresmian program 'Tusuk Sate' || YP-Supardi
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-komunitas-perwita-gairahkan-workshop-ecoprint-di-dnp-1131
Pada kesempatan sama, Kepala SLB Bina Siswi Pajangan, Mugiyanti, dalam laporannya mengatakan pihaknya juga memberikan pendidikan pada para siswanya tentang keterampilan membuat kerajinan dan bermain musik.
“Bidang kerajinan antara lain pembuatan sabun, pewangi lantai dan iket yang terbaru tusuk sate. Tentang musik salah satunya angklung,” kata Mugiyanti.
Peresmian program keterampilan unggulan tusuk sate ini mengusung tema ‘Menembus Keterbatasan Dalam Capaian Kemandirian’ dimeriahkan pementasan musik angklung yang dimainkan para siswa dan guru. (Spd)
