PT Faus Sanjita Rilis Marketplace Berbasis Website untuk Mudahkan Ibadah Qurban

share on:
Muhamad Alvinal Amira (tengah), di salah satu stan pada VR Muslim Class, di Jogja Expo Center (JEC), Jumat (4/6/2022) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - PT Faus Sanjita Gemilang Surabaya merelease sebuah marketplace berbasis website bertajuk QurbanQita.com.

"Melalui marketplace ini kami bercita-cita memudahkan umat dalam menunaikan ibadah qurban yang memenuhi syariah serta memudahkan penjual untuk menjual hewan qurban berkualitas,” ungkap CEO qurbanqita com," Muhamad Alvinal Amira, dalam keterangan persnya di salah satu stan pada VR Muslim Class, di Jogja Expo Center (JEC), Jumat (3/6/2022).

Pihaknya telah merintis markerplace baru itu sejak satu tahun terakhir yang dapat memenuhi segala penjual maupun pembeli hewan qurban. Ini dengan beebagai menu yaitu qurban mandiri,  qurban tabungan qurban patungan, qurban jumbo dan qurban combo untuk memenuhi segala kebutuhan umat dalam berqurban. 

Saat ini pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan berbagai mitra penyalur hasil hewan qurban yang cukup terpercaya bagi masyarakat yang ingin membeli sekaligus menyalurkan hasil qurban melalui QurbanQita.com. 

"Selain bisa membeli hewan qurban masyarakat juga dapat menyalurkan hasil qurban melalui website ini. Mereka juga akan mendapat foto foto  sebagai report penyaluran hewan tersebut,” jelasnya. 

Pria berusia 21 tahun ini juga mengungkapkan, selain itu hal terpenting dalam ibadah qurban adalah terpenuhinya unsur syari'. Masyarakat tidak perlu ragu karena saat ini juga dibantu oleh.beberapa ahli syriah dalam penentuan kreteria hewan qurban demi terpenuhinya syarat syah dakam transaksi hewan qurhan secara digital. 

"Maka masyarakat jangan ragu ragu dan khawatir dirugikan karena terpantau olwh oknum -okmum penjual yang curang. Melalui website ini pembeli tidak perlu ragu karena dana yang ditransfer tidak akan diteruskan ke penjual sebelum pembeli menerima hewan sesuai dengan deskripsi pada item yang dipilih di web. 

Ditanya tentang apakah terkait kabar adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan (kambing dan sapi) akhir- akhir ini, pihaknya akan melakukan konsultasi dan meminta pendampingan dokter hewan untuk pemeriksaan hewan qurban. (Supardi)

 


share on: