PT KAI Limpahkan Pengelolaan Prameks dan KRL kepada KCI

share on:
Pihak PT KAI saat memberikan keterangan kepada awak media || YP-Fadholy  

Yogyapos.com (YOGYA) - Untuk meningkatkan pelayanan terhadap para pelanggan, PT KAI melakukan alih kelola kepada Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk melaksanakan operasional kereta lokal (prameks) dan Kereta Rel Listrik (KRL), per 1 Oktober 2020.

Dirut KAI Didiek Hartantyo melalui Manajer Humas Daop 6 Eko Budiyanto mengatakan, dengan pengelolalan yang dihandle KCI pihaknya berharap bisa memenuhi ekspektasi dan menerapkan standar layanan yang tinggi.

“Indeks pelayanan KAI dari tahun ke tahun mengalami tren yang semakin membaik. Bahkan di masa pandemi ini kita masih melayani ratusan ribu penumpang. Ini juga sebagai bentuk dorongan dari KAI kepada KCI untuk melakukan ekspansi ke luar Jabodetabek,” ujarnya dalam temu media, Jumat (2/10) di Bilik Kayu Timoho Yogyakarta.

Lanjut Eko Budiyanto, pada awal Oktober ini Prameks yang melayani jurusan Kutoarjo-Yogya-Solo Balapan PP sudah dikelola oleh KCI. Sedangkan untuk trial test KRL rencananya akan dilakukan akhir Oktober ini. “Untuk armada KRL masih berada di  Daop 1. Namun untuk infrastruktur pemasangan tiang pantograph sudah mencapai 80 persen. Kami sangat mendukung program elektrifikasi yang dilakukan Kemenhub dan dalam waktu dekat akan dicoba hingga Klaten,” imbuh Eko.

Sedangkan Dirut KCI Wiwik Widayanti mengungkapkan pihaknya siap menerima penugasan dari KAI untuk mengelola KRL dan Prameks (kereta lokal).

“Kami sudah siapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dan melakukan sosialisasi tata tertib yang berlaku. Aturan tersebut antara lain hanya boleh membawa barang yang sifatnya hand carry (mudah dibawa dan tidak makan tempat). Protokol kesehatan wajib dilaksanakan. Pemakaian masker, jaga jarak, cuci tangan ataupun penggunaan hand sanitizer,” kata Wiwik.

Pada tahap awal, lanjut Wiwik pihaknya akan menempatkan passenger service dan petugas pengawalan kereta (walka). Mereka bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di dalam kereta selama perjalanan berlangsung.

“Jika kondisi normal, Prameks bisa mengangkut 10 ribu penumpang tiap harinya. Kini situasi pandemi rata-rata penumpang diangka 3 ribu. Kami berharap dengan pengelolaan Prameks dan KRL kepada KCI bisa memberikan kontribusi yang positif bagi mobilisasi pelayanan transportasi publik,” pungkas Dirut KCI. (Fadholy)

 

 


share on: