Puncak Acara KPBB Fest 2024 Digelar Talkshow Pertahankan Identitas Budaya

share on:
Talkshow dengan tema “Budaya Modernisasi dan Modernisasi Budaya: Mempertahankan Identitas di Tengah Modernisasi” di UAJY || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya Universitas Atma Jaya Yogyakarta (KPBB UAJY) mengadakan talkshow dengan tema “Budaya Modernisasi dan Modernisasi Budaya: Mempertahankan Identitas di Tengah Modernisasi”. Kegiatan yang diselenggarakan di Lobby Kampus III Gd. Bonaventura UAJY Kamis (30/05/2024) ini merupakan acara puncak KPBB Fest 2024.

BACA JUGA: Perdagangan Hewan Qurban Terus Meningkat, Ada yang Gunakan Jasa 'SPG' di Bantul

Sebelumnya, KPBB Fest 2024 telah mengadakan beberapa perlombaan untuk siswa SMA dan Mahasiswa. Terdapat lomba aksara Jepang, Korea, dan Jawa yang diselenggarakan pada Selasa (28/05/2024) serta lomba permainan tradisional Gobak Sodor dan Gasing yang diselenggarakan pada Rabu (29/05/2024).

Kepala KPBB UAJY, RA Vita NP Astuti SPd MHum, PhD mengungkapkan harapannya agar talkshowini dapat bermanfaat bagi generasi muda yang ingin terlihat modern namun tetap bisa melestarikan budaya.

BACA JUGA: Mulai 1 Juni, Pertamina Wajibkan Pembeli LPG 3 Kg Tunjukkan KTP

“Kita punya tema khusus “Budaya Modernisasi dan Modernisasi Budaya”. Kita akan lihat budaya secara tradisional dan juga melihat bagaimana modernisasi. Bagi temen-temen, saya mohon memanfaatkan diskusi saat ini. terutama kalian yang masih muda, yang ingin tetap modern dan ingin tetap juga melestarikan budaya. Ini adalah kesempatan bagaimana menjawab itu dan melihat bagaimana cara melestarikan budaya atau tetap modern tapi juga berbudaya,” jelas Vita.

BACA JUGA: Anggota DPD RI Minta Tapera Dikaji Ulang, Tawarkan Beberapa Opsi

Acara ini dihadiri oleh Abdi Dalem Kraton Yogyakarta, KMT Widyawinoto sebagai narasumber. Hadir juga Dosen FISIP UAJY Th Diyah Wulandari SFil MM(Kom) PhD selaku narasumber, serta Dosen FBE UAJY Maria Setyaningsih Nernere SPd MHum selaku moderator.

Melalui sesi pertama, KMT Widyawinoto menjelaskan bahwa terdapat 4 jenis hasil karya budaya. Hasil tersebut yaitu budaya klasik, budaya garap kreasi baru, budaya kontemporer, dan garapan budaya modern. Ia juga menerangkan bahwa budaya Yogyakarta termasuk budaya yang masih tergolong eksis di tengah modernisasi.

BACA JUGA: Anggota DPD RI Minta Tapera Dikaji Ulang, Tawarkan Beberapa Opsi

“Budaya Kraton Yogya ini telah melampaui usia 269 tahun dan sekarang masih menampakkan eksistensinya serta tidak tergerus oleh modernisasi yang sekarang ini serba canggih,” ungkap KMT Widyawinoto.

Pada sesi selanjutnya, Th. Diyah Wulandari SFil MM(Kom) PhD mengungkapkan digitalisasi tidak selalu menjadi ancaman dalam melestarikan budaya. Menurutnya memanfaatkan digitalisasi untuk melestarikan budaya merupakan hal yang penting.

BACA JUGA: Jelang Iduladha, 12 Ekor Kambing Digondol Maling

“Yang penting, bagaimana kita sebagai manusia modern memanfaatkan peradaban informasi ini untuk kekayaan budaya. Contoh, mendokumentasikan manuskrip-manuskrip dalam bentuk digital,” kata Wulan.

Selain talkshow, acara puncak KPBB Fest 2024 juga dimeriahkan dengan adanya Festival Cross Cultural Understanding (CCU) di hari yang sama. Terdapat penampilan budaya tradisional dan modern serta 8 stand budaya dengan kegiatan-kegiatan menarik yang dapat diikuti oleh peserta di antaranya Nihon Suki, Daebak, Wo Xiang Ni, Ciao Bello, Multikultur, Deutsch, More than Words dan Hola Espana. (*)


share on: