Raker IKG 2021: Kuatkan Nilai Guyub Rukun Membangun Sistem Modern

share on:
Ketua IKG, Edy Sukirman memberikan sambutan Raker || YP-Ist

Yogyapos.com (JAKARTA) - Bertempat di Anjungan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Taman Mini Indonesia Indah, Minggu (2/5/2020), Ikatan Keluarga Besar Gunung Kidul (IKG) menggelar kegiatan Rapat Kerja IKG tahun 2021. Kegiatan ini merupakan amanat dari AD/ART IKG dan dijalankan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Raker dihadiri oleh jajaran Dewan Penasihat, Badan Pengurus Harian mulai dari Ketua Umum, Ketua 1 s/d 5, Sekjen, para Kepala Bidang, serta perwakilan dari 7 Korwil (Koordinator Wilayah) IKG dan 18 Korkap/Korkam (Koordinator Kapanewon/Kecamatan) dan dibuka secara langsung oleh Ketua Umum IKG Bapak Edy Sukirman.

Sebagai bagian dari rapat kerja bertepatan dengan momentum Ramadhan 1442 H, IKG juga menyelenggarakan buka puasa bersama serta santunan yatim piatu warga IKG. Buka bersama dan santunan Yatim Piatu ini memiliki tujuan utama adalah untuk menguatkan nilai guyub rukun dan kepekaan serta kepedulian warga Gunung Kidul.

Ketua Umum IKG, Edy Sukirman menyampaikan, rapat kerja IKG ini selain menjalankan amanat AD/ART juga sebagai wujud dari komitmen pengurus untuk dapat menjalankan visi serta misi IKG, sehingga kedepannya Warga Gunungkidul Se Jabodetabek dan Sekitarnya dapat bersatu dan hidup dalam semangat guyub rukun melalui gotong royong, jujur, ikhlas, dan selaras.

“Penting bagi kita untuk senantiasa berkolaborasi dan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta  maupun pemerintah kabupaten Gunung Kidul untuk semakin menguatkan peran dan fungsi IKG dalam turut serta menyukseskan ragam program dan kebijakan sebagai bentuk partisipasi IKG membangun daerah,” tandasnya.

Dalam rapat kerja ini, terdapat beberapa 6 bidang/sektor penting yang menjadi fokus kerja IKG 2021, pertama sektor Pendidikan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana IKG, kedua Bidang Hukum dan Kelembagaan, ketiga bidang  Kepemudaan dan Pemberdayaan, keempat bidang Teknologi dan Informasi, serta kelima bidang/sekrot Ekonomi Kreatif dan Perdagangan.

Dari bidang/sektor Pendidikan, Sarana dan Prasarana, untuk periode 2021 ini fokus pada pengelolaan dan pengembangan lembaga pendidikan yang sudah ada dan dikelolah IKG selama ini, kemudian pengembangan SDM melalui pelatihan serta sosialisasi dan kedepannya adalah melakukan persiapan pembangunan gedung IKG di atas tanah IKG yang sudah siap.

Dari bidang Hukum dan Kelembagaan lebih memfokuskan pada program internalisasi, sosialisasi terkait hukum maupun peraturan perkumpulan. Dari sektor atau bidang kepemudaan dan pemberdayaan memfokuskan pada Sosial, Tanggap Darurat, Olahraga, dan pemberdayaan perempuan.

Sektor/bidang Teknologi dan Informasi akan menghadirkan official website IKG, kemudian Sistem Informasi Anggota Paguyuban (SIAP – IKG), Mobile Aplikasi IKG (MoApps-IKG), Sentralisasi dengan Online Reporting (OL-Rep-IKG), pengembangan SDM Angkatan Muda IKG, dan optimalisasi dalam membangun kemitraan IKG.

Dari sektor Ekonomi Kreatif dan Perdagangan, fokus pada pengembangan dan pengelolaan UMKM IKG, Pengembangan Seni, Budaya dan Pariwisata, Pembuatan/pengembangan Toko IKG baik offline maupun online, dan Pembuatan Koperasi IKG.

Perlu diketahui, Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) berdiri pada 12 Desember 1970 berkedudukan di Jakarta dan memiliki fungsi sebagai tempat bernaung warga Gunungkidul untuk membangun Guyub Rukun Tulus Ikhlas, Selaras Dalam Suasana Adem Ayem.  Sebagai Wadah Berkumpulnya Warga Gunungkidul Yang Merantau Dan Menetap Atau Bertempat Tinggal Di Wilayah Jabodetabek Dan Sekitrarnya, Diharapkan Ikg Dapat Dijadikan Perkumpulan Yang Mewadahi Aktivitas Warga Ikg, Dibidang Sosial, Pendidikan, Keagamaan, Olahraga, Sarana, Prasarana ,Ekonomi Kreatif, Koperasi Serta Potensi Seni Dan Budaya Yang Ada Di Kampung Halamannya. Dalam Usianya Yang Sudah Lebih Dari 50 Tahun Ikg Telah Banyak Melakukan Berbagai Program Kerja, Antara Lain Melakukan Konsolidasi Organisasi, Pemberdayaan Anggota, Bakti Sosial, Menjalin Komunikasi Dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul Dan Pemerintah Provinsi Serta Kegiatan Lain Yang Bermanfaat Untuk Anggota. (*/Met)

 

 


share on: