Yogyapos.com (YOGYA) - Bupati Sleman, Harda Kiswaya, hadir dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah Triwulan I tahun 2026 DIY, di Gedhong Pracimosono, komplek Kepatihan Pemda DIY, Kamis (30/4/2026).
BACA JUGA: Kemenhaj Respons Cepat Kecelakaan di Madinah, Tegaskan Disiplin Layanan & Kepatuhan KBIHU
Acara yang turut dihadiri kepala Daerah se-DIY dan kepala OPD terkait tersebut mengangkat tema "Investasi yang Berkelanjutan di Kawasan Selatan".
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan optimalisasi aset daerah guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
BACA JUGA: 110 Anak Ikuti Khitanan Massal Hari Jadi Kabupaten Sleman
"Pengelolaan barang milik daerah yang tertib dan produktif akan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan iklim investasi yang lebih kompetitif dan kredibel di Yogyakarta," ujarnya.
Sesuai tema acara yang diangkat pada acara tersebut, Sultan juga menyoroti terkait optimalisasi kawasan selatan Yogyakarta untuk investasi. Ia memberikan imbauan agar pembangunan harus sesuai dengan daya dukung lingkungan.
BACA JUGA: UAJY dan Kemlu RI Jalin Sinergi Penguatan Kerja Sama ASEAN
"Investasi harus dikelola secara bijak, tidak semata mengejar pertumbuhan jangka pendek, melainkan memastikan bahwa setiap kebijakan hari ini mampu menjaga keberlanjutan ruang hidup bagi generasi mendatang," tegas Sultan.
BACA JUGA: Esti Wijayati Desak Penyelesaian Tuntas Kasus Little Aresha dan Penyembuhan Psikis Korban
Sementara itu, Bupati Harda menyampaikan bahwa Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan dan mengoptimalkan aset daerah secara akuntabel, transparan dan berorientasi pada nilai ekonomi, sesuai arahan Gubernur DIY. Sebab, kualitas tata kelola keuangan akuntabel dan pengelolaan barang milik daerah yang tertib dan produktif, akan berdampak positif pada iklim investasi di Kabupaten Sleman.(Agn)
