Rayakan Usia ke-34, MCorp Luncurkan Program DBA Pertanian Pertama di Indonesia

share on:
Hermawan Kartajaya selaku Founder & Chair of MCorp menyampaikan paparan mengenai perkembangan Marketing Global di Gedung AGLC Fakultas Pertanian UGM, Rabu (1/5/2024) || YP-Sulistyawan Ds

Yogyapos.com (SLEMAN) - Perusahaan MCorp yang merupakan merayakan usia ke-34 tahun secara khusus di Gedung AGLC Fakultas Pertanian, UGM Yogyakarta, Rabu (1/5/2024).

Perayaan ke-34 tahun yang mengangkat tema Celebrating The M34 (1990 - 2024) UNSTOPPABLE! HUMAN + TECH = IMPACT: 34 Years of  MCorp, ini ditandai dengan Peluncuran Agribusiness Entrepreneurial Marketing-Doctor of Business Administration.

Program ini merupakan dukungan MarkPlus Institute, Fakultas Pertanian UGM, Asia Marketing Federation (AMF), dan Asia Committee for Small Business (ACSB) dalam menjalankan  program pembelajaran, riset, dan pengabdian masyarakat sekitar terkait bisnis pertanian. 

BACA JUGA: Advokat Aprilia Supaliyanto MS SH Wis Wancine Menep

Pada kesempatan ini, Arief Setiawan Budi Nugroho selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi UGM  bersama Hermawan Kartajaya selaku Founder & Chair of MCorp meresmikan kantor khusus Program Doctor of Business Administration in Agribusiness Entrepreneurial Marketing, yang merupakan kerja sama antara MarkPlus Institute dengan Fakultas Pertanian UGM, sekaligus menjadi kantor cabang MCorp di Yogyakarta. 

BACA JUGA: Udin Dorong Pemilik Warung Melek Digital Melalui Program Mentorship

Di lain sisi, kantor DBA in Agribusiness Entrepreneurial Marketing ditandatangani langsung oleh Jacky Mussry, CEO MarkPlus Institute, bersama Ir Jaka Widada MP PhD Dekan Fakultas Pertanian UGM, sebagai bentuk kerjasama antar kedua belah pihak. 

Sedangkan kolaborasi untuk mendukung pelaksanaan Agribusiness Entrepreneurial Marketing-Doctor of Business Administration Program, ditandatangani oleh Fakultas Pertanian UGM yang diwakili oleh Ir Jaka Widada MP PhD. Dekan Fakultas Pertanian UGM, Asia Marketing Federation (AMF) yang diwakili oleh Prof Dr Syed Ferhat Anwar, President AMF, dan Asia Committee for Small Business (ACSB) yang diwakili oleh Prof Dr Mosaddak Ahmed Chowdhury, President ACSB. 

BACA JUGA: KPK Geledah Kantor Setjen DPR RI, Ini Masalahnya

Hermawan Kartajaya selaku Founder & Chair of MCorp  menyampaikan, saat kita memetakan strategi pemasaran global tahun 2030, pihaknya melihat bahwa setelah melewati masa pemulihan  dari pandemi Covid-19, dunia sekarang menghadapi fase politik yang kompleks. Oleh karena itu, beberapa tahun lagi kita akan melihat pergeseran budaya yang signifikan, terutama dengan munculnya fenomena seperti Sustainable Development Goals (SDGs), dominasi Gen Z, dan perkembangan metaverse. Untuk itu, melalui M Impact MCorp dibangun untuk mengukur, mengelola, dan  meningkatkan dampak positif yang terjadi, serta membantu klien dalam  strategi dampak positif mereka.  

BACA JUGA: Kasus Kepemilikan Senpi Ilegal Oknum Perangkat Desa Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

“Kami menerapkan standar B Impact, menjalankan inisiatif SDGs, dan berkomitmen untuk keberlanjutan lingkungan serta keadilan sosial di lingkungan kerja kami. Dengan kesadaran yang semakin meningkat di  antara karyawan kami, kami yakin bahwa kami dapat terus berkontribusi pada dampak positif yang berkelanjutan di masa depan,” ujar Hermawan .

BACA JUGA: Rumah Dirut Taru Martani Digeledah, Tim Penyidik Menyita Uang Rp 80 Juta dan 9 Arloji

Ditambahkan Hermawan, kesempatan emas ini dirasakan oleh keseluruhan karyawan MCorp, yang disebut MarkPlus-ers, juga tamu undangan yang turut hadir dalam peluncuran Program Doctor of Business Administration in Agribusiness Entrepreneurial Marketing yang merupakan bentuk kerja sama antara MarkPlus Institute dengan Fakultas Pertanian UGM. 

BACA JUGA: DPD Partai Golkar Sleman Berhasil Menjaring Empat Nama Balon Bupati

Sementara itu, Arief Setiawan Budi Nugroho selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan Aset, dan Sistem Informasi UGM, menyampaikan, UGM sangat menyambut baik kerjasama ini, Program Doctor of  Business Administration in Agribusiness Entrepreneurial Marketing pertama dan satu-satunya di Indonesia. 

Dengan kerjasama ini, kami mengharapkan dapat menghasilkan SDM unggul dibidang agribisnis yang mampu menjawab tantangan dan peluang di era digital dengan inovasi, kreativitas, dan daya saing global yang kuat,” ujarnya.  (*/Sulistyawan Ds) 

 

 


share on: