Reno Tetap Optimis Menuju Pilkada Sleman 2020

share on:
Reno Sangaji (tengah) saat memberikan keterangan pers || YP/Fadholy

Yogyapos.com (SLEMAN) - Kontestasi Pilkada Sleman 2020 semakin dinamis. Sejauh ini baru ada 2 pasang calon (paslon) calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) yang telah mendeklarasikan diri. Yakni Kustini-Danang Maharsa (PDIP, PAN) serta Danang Wicaksono-Agus Cholik (PKB, Gerindra, PPP). Nama Sri Muslimatun (wabup saat ini) pun muncul ke permukaan setelah ada dukungan dari Golkar, Nasdem, PKS.

Namun yang tak boleh dikesampingkan adalah sosok Kades Condongcatur, Reno Chandra Sangaji yang tetap optimis maju di Pilkada Sleman. Banyak masyarakat yang mendukung dirinya agar ada perubahan signifikan di Sleman. Warga pun menghendaki agar Reno bisa menduduki kursi Sleman 1.

Dalam jumpa media Sabtu (29/8) malam, Reno menegaskan tidak ingin basa-basi. Dia mengklaim sudah mengantongi 50 ribu lebih dukungan masyarakat. Ditambah nanti jika mesin politik sudah bergerak masif. Reno yakin keran dukungan akan mengalir deras.

“Sampai saat ini komunikasi dengan partai politik (parpol) terjalin baik dan intens dalam melakukan pertemuan. Karena tidak bisa dipungkiri, kami harus menggunakan kendaraan parpol untuk maju di Pilkada Sleman 2020. Tim sukses kami akan terus memantau situasi ini hingga pendafataran dibuka pada tanggal 4 sampai 6 September. Politik itu dinamis, banyak kejutan di masa injury time. Kita lihat saja besok hingga batas waktu pendaftaran,” kata Reno di Kafe Sembodo.

Sejauh ini Reno pun sudah berkomunikasi dengan seluruh parpol di Sleman, untuk menyatukan visi-misi. Termasuk membangun komunikasi ke organisasi masyarakat (ormas) dengan basis massa di Sleman. Pada tanggal 21-27 Agustus lalu Tim Sembodo telah melakukan survey elektabilitas. Sebanyak 46 persen masyarakat menginginkan figur pemimpin yang muda, milenial, cerdas, integritas dan kapabel.

Reno menambahkan, dalam sisa waktu pra pendaftaran dibuka, pihaknya akan menggenjot wilayah Sleman yang belum mengetahui tentang dirinya. “Tim Sembodo akan bekerja ekstra keras untuk menambah suara yang dirasa masih minim. Seperti di wilayah Turi dan Minggir yang belum mengenal sosok saya. Ini menjadi lecutan semangat bagi kami untuk totalitas bekerja mendulang suara,” imbuh Reno.  (Fadholy)

 


share on: