Resepsi HKN 2020 Diwarnai Launching Srikandi Kesehatan

share on:
Suasana resepsi HKN 2020 di Bantul, selain launching Srikandi Kesehatan juga dilakukan dialog virtual tentang Indonesia Sehat, Kamis (12/11/2020) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2020 disemarakkan dengan launching ‘Srikandi Kesehatan’, dialog secara virtual dengan puskemas dan rumah sakit maupun penguatan Usaha Menengah Kecil (UMK) yang terkait dengan kesehatan, di Bantul, Kamis (12/11/2020).

Resepsi HKN 2020 ini diinisiasi Kantor Dinas Kesehatan Bantul, sebagai upaya menuju Indonesia Sehat sebagaimana dicanangkan pemerintah. Yakni dengan cara sosialisasi mengajak masyarakat menjalankan pola hidup sehat.

“Resepsi HKN ini memang kami isi dengan sejumlah acara itu. Tujuannya disesuaikan dengan temanya yaitu Satukan tekad menuju Indonesia sehat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bantul, dr Agus Budi, disela acara ini.

Agus mengatakan, Srikandi Kesehatan yang telah dilaunching dan mulai bekerja jumlahnya sekitar 250 orang. Mereka merupakan relawan antara lain dari kader PKK di tingkat desa maupun dusun.

Para Srikandi ini bekerja untuk ngerteni dan ngopeni (mencatat dan memantau) maupun merawat semua wanita yang hamil di wilayahnya. Ini dilakukan kerjasama dengan Puskesmas terdekat. Tujuannya menekan dan memperkecil angka kematian ibu hamil/melahirkan dan anak.

“Tentang pendampingan UMK terkait kesehatan, semua puskesmas yang ada mendampingi usaha UMK terkait kesehatan yaitu salah satunya Home Industry jamu,” tambah Agus.

Sementara itu, dalam dialog virtual di Dinas Kesehatan Bantul yang dilakukan oleh Bupati Budi Wibowo, Sekda Helmi Jamharis dan Kadinkes Agus Budi dengan beberapa Puskesmas, terungkap bahwa Puskesmas bertekad meningkatkan pelayanannya.

Sebagaimana yang diungkapkan secara virtual dari Puskesmas Imigori, bahwa Puskesmas melakukan terobosan baru dalam pelayanan. Diantaranya sistem jemput pasien dengan ambulan, mengetatkan protokoper kesehata, melayani pendaftaran pasien secara online.

“Semua yang terkait dengan adanya kendala pelayanan, termasuk sarana dan prasarana, dimasa mendatang diharapkan bisa ditingkatkan kwalitas dan kwantitasnya oleh Pemkab Bantul. (Supardi)

 


share on: