ROAR GAMA 4.0: Ketika Gamelan Merespon Dinamika Zaman

share on:
Penampilan Letto dalam perhelatan Roar Gama 4.0 memukau audiens dengan suguhan musik yang megah dan proporsional || YP/Fadholy

Yogyapos.com (SLEMAN) - Perhelatan Rhapsody of the Archipelago: Gamelan 4.0 (Roar Gama) yang digeber pada Sabtu (30/11) malam di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM berlangsung meriah, menghadirkan energi positif serta memberi wawasan luas kepada publik. Gamelan pun bisa padu saat dikolaborasikan dengan musik kekikinian. Kendati sempat turun hujan di lokasi, namun tak menyurutkan animo pengunjung dan tamu undangan.

 

Panggung megah. Tata cahaya yang ritmik. Output sound nan menggelegar. Visual LED screen yang dinamis, serta 100 pengrawit dan 100 penari melengkapi ‘grande’ pertunjukan repertoar utuh berdurasi 2,5 jam tersebut.

Performer duo elektronik asal Jakarta, Mantra Vutura membuka pertunjukan. 4 buah judul lagu disodorkan dengan aransemen segar dan full passion, dengan balutan tetabuhan gamelan. Band yang digawangi Tristan Juliano, putra komposer Addie MS dan Zakari Danubrata ini memadukan unsur musik techno dipadukan dengan komposisi piano serta hentakan perkusi.

Kemudian ada band yang tengah moncer di tlatah Yogya, Tashoora. Band yang diawaki Danang (gitar, vocal), Gusti Arirang (bass, vocal), Dita Permatas (akordion, kibord, vocal), Sasi Kirono (gitar, vocal) dan Mahesa (drum). Sejumlah lagu seperti: Tatap, Nista, Terang dan Sabda digelontorkan ke tengah audiens. Komposisi yang dihadirkan Tashoora masih nampak dominan. Tetabuhan gamelan dari para pengrawit seperti menjadi tempelan saja. Unsur ngeblend belum begitu terasa. Tapi dari aspek kualitas dan stage perform sangat ciamik.

Giliran band ‘sejuta umat’ Fstvlst yang naik panggung. Audiens yang mayoritas penggemar Fstvlst langsung merangsek mendekati bibir panggung. Alunan musik beringas dan bertenaga ala Fstvlst mampu menghadirkan euphoria anak muda. Band asal Yogya yang dikomandoi Farid Stevy (vocal), Robby (gitar), Humam (bass), Danish (drum) dan Rio (kibord) ini menyuguhkan aransemen baru dalam sejumlah lagu. Energi baru pun hadir dalam hentakan harmoni lagu Gas!, Mesin, Vegas dan Rupa. Farid mengakui tidak mudah menciptakan harmoni yang ngeblend dengan tetabuhan gamelan. “Kolaborasi dengan gamelan tidak gampang. Butuh penyesuaian. Antara musik pentatonik pada gamelan, diselaraskan dengan musik diatonik yang biasa kami mainkan,” kata Farid di sela perform.

Mungkin jika perhelatan ini dikonsep kompetisi, Letto yang akan menjadi kampiunnya. Lagu hits macam: Ruang Rindu, Sandaran Hati, Sebelum Cahaya, Permintaan Hati dan Sampai Nanti Sampai Mati mengalun begitu syahdu. Sanggup membius para audiens dan menjadi ajang koor massal. Musik yang dihadirkan Letto sangat ngeblend dengan komposisi gamelan. Saling mengisi dan melengkapi di setiap irama lagu. Band legendaris yang dibentuk tahun 2004 ini diawaki Sabrang (vocal), Patub (gitar), Ari (bass), Dedot (drum), Comel (gitar) dan Widi (kibord).

Project Director Roar Gama 4.0, Ari Wulu mengatakan, melalui gelaran ini pihaknya ingin mendekatkan dan mengemas gamelan sehingga lebih akrab dengan musik jaman now pada generasi milenial. “Entitas kreatif ini yang hendak kami bangun, dan memberikan awareness kepada publik jika gamelan adalah sebuah spirit zaman yang terus bergerak dalam harmoni. Gamelan itu memiliki daya hidup untuk merespon dinamika zaman,” ungkap Ari Wulu didampingi pentolan Letto, Sabrang.

Sejumlah pejabat hadir dalam acara yang merupakan rangkaian Dies Fisipol UGM ke-64 dan Lustrum ke-14 UGM, antara lain: Mensesneg RI Pratikno, Rektor UGM Prof Panut Mulyono, Ketua Kagama yang juga Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Dekan Fisipol UGM Prof Erwan Agus dan Dekan FIB UGM Dr Wening Udasmoro.

Ganjar Pranowo ditemui di sela acara mengungkapkan, sangat mendukung dan mengapresiasi prakarsa kreatif acara tersebut. “Konser ini sekaligus ikhtiar mengukuhkan jati diri Bangsa di era globalisasi. Gamelan itu asset budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Semoga acara ini bisa berlangsung secara kontinyu,” ujar Gubernur Jateng.  (Dol)

 

 

 


share on: