Rony Wijaya Nyatakan Angkat Topi untuk MA, Lawan 'Begal Politik' di Negeri Ini!

share on:
Rony Wijaya Indra Gunawan SH suatu saat bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) || YP-Ist

Yogyapos.com (BANTUL) - Para kader Partai Demokrat (PD) Kabupaten Bantul yang mendukung putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia menolak gugatan Yusril Ihza Mahendra terhadap Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), terus bermunculan. 

Beberapa jam setelah Bendehara PD Bantul, Edy Prabowo, menyatakan apresiasinya terhadap putusan itu, kini gilirannya kader yang juga Anggota DPRD Bantul partai ini, Rony Wijaya Indra Gunawan SH, memberikan apresiasi senada.

“Saya selaku kader PD angkat topi tinggi-tinggi kepada MA yang menolak gugatan dari Yusril selaku kuasa hukum penggugat atau pemohon judicial review,” tegas Rony kepada yogyapos.com, di Bantul, Kamis (11/11) malam. 

Rony bersikap seperti itu rasional. Selain itu memang PD pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus menang dalam menghadapi serangan dari luar. “Kita dibawah pimpinan AYH harus lawan dan menang dalam menghadapi ‘begal  politik’ di negeri ini yang berupaya memecah belah atau bahkan meruntuhkan rumah kami. Ingat AD/ART adalah urusan kami, bukan urusan luar,” katanya.

Rony menyatakan, kader PD yang bersikap seperti dirinya jumlahya menyeluruh. Itu juga sebagai bukti PD pimpinan AHY tetap eksis dan solid. “Namun dalam mensikapi penolakan itu tidak perlu euforia,” sambungnya. 

Rony juga menyatakan, pihaknya secara pribadi bahkan bersama jajaran pengurus dan kader Partai Demokrat Bantul sangat memberikan apresiasi terhadap MA yang tidak menerima Judicial Review atas AD/ART itu. 

Di sisi lain, selaku anggota DPRD Bantul, pihaknya juga akan menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat yang secara kepartaian arahnya untuk membesarkan PD. “Kami bertekad pada Pemilu 2024 perolehan suara PD akan bertambah. Demikian juga perolehan kursi legislatif bertambah di 4 kabupate dan satu kota di DIY,” pungkasnya. (Spd)

 


share on: