Yogyapos.com (BANTUL) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D Saras Adyatma Bambanglipuro Bantul yang merupakan rumah sakit eks Covid Bambanglipuro Kabupaten Bantul, Rabu (31/5) besok mulai memberikan pelayanan kepada pasiennya yang menggunakan BPJS.
Pembukaan kembali aktivitas pengobatan dilakukan sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Kesehatan merupakan hak bagi setiap warga negara dan harus tersedia. Sehingga Pemkab Bantul selalu berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan,” kata Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih saat Penandatanganan Kerjasama antara RSUD Saras Adyatma dengan BPJS Kesehatan Cabang Utama Yogyakarta sekaligus penyerahan hibah alat kesehatan dan pendukungnya dari Bank Indonesia, PT SMI, dan Organisasi Sambatan Jogja (SONJO), di RSUD Saras Adyatma Bantul, Selasa (30/5/2023).
Bupati juga menegaskan harapannya melakukan inovasi guna mengatasi berbagai problem dan fenomena baru kesehatan, misal TBC dan yang lainnya.
“Namum di lain sisi Bantul masih lemah dan terbatas ketersediaan anggaran. Oleh karena itu kerjasama dengan berbagai pihak adalah salah satu solusinya,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bantul, drg Agus Tri Widyantoro MMR yang juga Ketua Panitia Penyelenggara acara ini mengungkapkan, RSUD Saras Adyatma semula memang tidak melayani pasiennya dengan BPJS, namun kini memulainya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“RS ini meski statusnya Tipe D namun juga mulai memberikan layanan rujukan dari sejumlah Puskesmas yaitu Sanden, Bambanglipuro, Kretek dan Imogiri,” ujarnya.
Adapun mengenai bantuan peralatan atau sarana kesehatan yang diperoleh dari donatur kali ini berupa satu perangkat Sectio Cesarea (peralatan untuk cecarea), lampu operasi, meja operasi dan set custuker cesarea untuk RS ini.
Selain itu juga meja rapat untuk puskemas serta dan seperangkat komputer untuk Puskemas Dlingo.
Rumah Sakit ini juga memiliki kapasitas 50 tempat tidur. Selain itu menyediakan lima dokter spesilias dan bebetapa poli.
Pada kesempatan ini serahterima bantuan dilakukan oleh Prabowo pejabat BPJS DIY, Rinawan Pradipto dan salah seorang perwakilan dari Laziznu PW NU DIY. (Spd)
