Ruang 412 Luncurkan Program Inkubasi Bisnis bagi UMKM di Condongcatur

share on:
Lurah Condongcatur usai peluncuran program inkubasi bisnis yang menyasar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Ruang 412 di Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Kamis (4/2/2023) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) – Ruang 412 Business Incubator berkolaborasi dengan Kalurahan Condongcatur meluncurkan program inkubasi bisnis yang menyasar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Ruang 412 di Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Kamis (4/2/2023).

Peresmian dilakukan oleh Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji didampingi Riky Riantoby selaku Community Manager Ruang 412.

“Mudah-mudahan program  inkubasi bisnis yang digagas oleh anak muda ini menjadi satu satu yang membedakan dengan program Pemerintah, semoga program ini menjadi alternatif pengembangan UMKM melalui,” kata Reno disela acara.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-forum-pewarta-bantul-aksi-donor-darah-di-mapolres-9608

Riky Riantoby dalam sambutannya mengatakan program inkubasi yang diinisasi oleh Ruang 412 ini dilatarbelakangi dengan keinginan untuk membangun ekosistem digital pada industri UMKM. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan UMKM yang ada di daerah Condongcatur yang memiliki potensi berbisnis bagi UMKM melalui media digital.

“Kalau daerah yang jauh saja bisa , daerah yang dekat tentu saja bisa dibina. Berangkat dari situ kami melihat bahwa potensi UMKM ini sangat besar sekali terutama di Condongcatur,” ujar Riky.

Ditandaskan, program ini digulirkan demi membina serta memajukan UMKM yang ada di wilayah  Condongcatur. “Melalui program ini diharapkan di Condongcatur nantinya dapat menjadi kiblat bagi pembinaan UMKM yang lebih luas lagi  di DIY,” harapnya.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-emakemak-pun-ikut-unjukrasa-warga-nglarang-terdampak-tol-tuntut-keadilan-9601

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan kerjasama antara Ruang 412 dengan Universitas Islam Indonesia (UII) dengan diterjunkan sekitar 30 mahasiswa di bidang digital marketing, digital kreatif, dan global enterpreneurship yang telah mengikuti program sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk membantu melakukan pembinaan terhadap 12 UMKM yang terdaftar dalam program inkubasi bisnis tersebut. Khususnya pada permasalahan pemasaran yang menjadi tantangan bagi UMKM yang ada di Condongcatur.

“Diharapkan mahasiswa kami dapat mengembangkan ide-ide di sini, sehingga dapat memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM untuk terus berkembang,” tutur Awan Setya Dewanta selaku Sekretaris Ekonomi Pembangunan Program Internasional UII.

Disela acara juga digelar pengenalan produk-produk UMKM Condongcatur yang tercatat sebagai peserta program inkubasi bisnis. (Opo)

 

 


share on: