Rumah Kebaikan dan Yayasan IKY Diresmikan untuk Kemaslahatan

share on:
Peresmian Rumah Kebaikan dan Yayasan Insani Karoma Yogyakarta (IKY) diwarnai juga dengan pemberian santunan, di Srontakan Argomulyo Sedayu Bantul, Sabtu (17/6/2023

Yogyapos.com (BANTUL) - Rumah Kebaikan dan Yayasan Insani Karoma Yogyakarta (IKY) berlokasi di Srontakan Argomulyo Sedayu Bantul, Sabtu (17/6/2023) diresmikan.

Peresmian Yayasan yang bergerak pada Dakwah, Pendidikan dan Sosial ditandai dengan tasyakuran dan doa bersama kemudian tausiah oleh Ustadz Abah Narko. Turut menghadiri dalam acar Tripika Sedayu, Dukuh, Tokoh Masyarakat dan Penerima santunan.

Ketua Yayasan Insan Karima Yogyakarta (IKY) Eko Prayitno menyampaikan dengan diresmikan IKY nantinnya bisa bermanfaat pada masyarakat serta menjadi pematik atau pemicu anak anak bahwa berdakwa itu ringan, berdakwa itu indah serta mengetahui indahnya berbagi kepada sesama.

“Kami mulai berkiprah sejak tahun 2015 setiap bulannya pasti ada kegiatan. Dengan diresmikanya kantor IKY akan menjadi wadah baru baginya untuk melebarkan sayapnya di keagamaan,” ungkap Eko.

Eko juga mengatakan, IKY sendiri selama ini sudah aktif berbagai kegiatan sosial menyantuni anak yatim dan duafa. Seperti kegiatan hari ini selain kegiatan peresmian juga menyantuni 20 anak yatim dan duafa serta memberikan bantuan kursi roda kepada salah satu penyadang disabilitas. Pengawas Yayasan Insan Karima (IKY) Ustadz Abah Narko mengungkapkan, setelah adanya kantor ini semakin memberikan manfaat serta aktivitas akan semakin luas.

“IKY sudah berakte notaris sejak tahun 2016. Kita memiliki aneka program kegiatan sosial dan selama ini adanya sinergi yang bagus antara pengurus, relawan, dan donator yang membuat Yayasan ini terus berkiprah dalam kegiatan layanan masyrakat,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dukuh Srontakan, Sunaryo SPd menyambut baik dengan kehadiran kantor Rumah Kebaikan dan IKY diwilayahnya, akan nenambah kegiatan relegi, kemakmuran masjid akan bertambah serta penyantunan anak yatim dan duafa akan lebih bermanfaat. Dan kegiatan diharapkan dapat bersinergi dengan program program pemerintah.

“Saya berharap kegiatan tidak hanya sosial kemasyarakatan, tapi juga kegiatan wawasan tentang ilmu keagamaan yang sangat dibutuhkan di wilayahnya,” harap Sunaryo. (Agn)


share on: