Salah Tulis Nomor Partai Ummat, Ketua KPU Kota Yogyakarta Minta Maaf

share on:
Ketua KPU Kota Yogyakarta (tengah) menyerahkan surat permohonan maaf kepada Ketua DPD Partai Ummat Kota || YP-Yuliantoro

Yogyapos.com (YOGYA) - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Yogyakarta meminta maaf kepada Partai Ummat atas kesalahan cetak nomor urut dalam brosur sosialisasi Pemilu 2024. Dalam brosur sosialisasi Pemilu 2024 yang terlanjur diedarkan pada masyarkat terjadi salah cetak nomor Partai Ummat yang seharus nomor 24 sesuai dengan ketentuan KPU namun dalam brosur tertulis nomor 18.

Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Ketua KPU Kota Yogyakarta, Hidayat Widodo, dalam pertemuan dengan jajaran Pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ummat Kota Yogyakarta Kantor DPD Partai Ummat Kota Yogyakarta, Jalan Ngeksigondo Kotagede, Rabu (2/8/2023) sore.

Di hadapan jajaran pengurus DPD dan DPW  Partai Ummat, Ketua KPU Kota Yogyakarta memaparkan kronologi yang menyebabkan kekeliruan konten dan informasi di dalam brosur yang diedarkan ke masyarakat beberapa waktu lalu.

Ketua Bawaslu, Ketua Partai Ummat dan Ketua KPU Kota memberikan keterangan di kantor DPD Partai Ummat Kota || YP-Yuliantoro

"Kami menyampaikan permohonan maaf, bahwa kami khilaf dalam mendesain flyer bahan sosialisasi yang mengganggu dan meresahkan Partai Ummat dan jajaran. Ini menjadi evaluasi internal agar tidak terjadi lagi. Kesalahan sekecil apapun bagi kami penyelenggara pemilu tak seharusnya terjadi,” tandas Hidayat Widodo.

Dalam paparan KPU Kota, saat itu pihaknya sudah mencetak brosur sosialisasi sebanyak tujuh  rim atau 3500 lembar. Sementara brosur salah cetak, sudah terlanjur teredarkan sebayak 249 lembar. Atas kesalahan tersebut, KPU Kota Yogyakarta berupaya melakukan penarikan brosur kembali. Mereka juga telah membuat flyer baru dan mensosialisasikan kembali melalui media sosial dan website KPU Kota Yogyakarta.

“Kami sudah buat flyer baru yang sesuai apa yang seharusnya. Kami berupaya menarik yang sudah tersebar melalui PPK, bisa kami lacak dan kami tukar flyer baru ini. Di website juga medsos kami juga informasikan kesalahan flyer kami dan apa yang benar. Kami tidak ada unsur kesengajaan dan ini menjadi pembelajaran untuk kami,” tandasnya.

Sementara Ketua Partai Ummat Kota Yogyakarta HM Fauzi Noor Afshoochi merasa kecewa atas kesalahan pada penomoran dalam brosur sosialisasi yang dilakukan KPU Kota. Menurut dia, ini sangat merugikan Partai Ummat. “Harusnya KPU hati-hati dan cek sebelum didistribusikan,” katanya.

Diakui Fauzi Noor Afshoochi, sempat terjadi gejolak di arus bawah terkait kesalahan pada flyer yang dibuat oleh KPU Kota Yogyakarta. Karena  flyer sudah tersebar di masyarakat dan ramai di sosial media.

Pimpinan DPW Partai Umat Argo Widodo menyampaikan aspirasi || YP-Yuliantoro

“Sempat banyak yang kemudian menanyakan kok nomor urut partai berbeda, apalagi selama ini sosialisasi sudah dilakukan dengan nomor urut 24. Ini jelas menjadi kerugian bagi Partai Ummat,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, sempat muncul desakan dari kader Partai Ummat agar KPU Kota Yogyakarta meminta maaf secara terbuka melalui media massa cetak dan online. Namun secara umum, Partai Ummat menerima permintaan maaf yang langsung disampaikan KPU Kota Yogyakarta.

“Bentuk permohonan maaf secara langsung dari KPU ini kami terima, semua kronologi dan kesalahan sudah kami terima. Kami terima dengan lapang dada semoga menjadi berkah dan rejeki untuk kami. Namun ada masukan bahwa permintaan maaf dan klarifikasi ini disampaikan melalui media mainstream juga koran yang masih dibaca masyarakat saat ini. Ini sebagai penegas posisi Partai Ummat terkait nomor urut dalam pemilu 2024,” tegas Fauzi Noor. (Tor)

 

 

 

 

 

 


share on: