Yogyapos.com (BANTUL) - Pro dan kontra vaksinasi Covid-19 tak berpengaruh bagi sejumlah anggota DPRD Bantul. Mereka bertekad dan menyatakan kesiapannya untuk divaksin demi percepatan pemberantasan pandemi yang sudah berlangsung berbulan-bulan.
Pernyataan kesiapan mengikuti vaksinasi itu setidaknya disampaikan oleh Wildan Nafis, Pambudi Mulyo, Nur Yuni Astuti dan Sukardiyono. Namun juga ada beberpa orang yang menyatakan belum bisa memberikan komentar tetkait dengan hal itu.
“Sekarang pun saya sudah siap. Jika tiba waktunya nanti juga siap untuk divaksin. Itu semua tentunya bermanfaat bagi yang divaksin dalam kaitannya pemberantasan Covid-19,” tegas Wildan Nafis kepada yogyapos.com, di Gedung DPRD Bantul, Senin (18/1/2021).
Senada disampaikan Pambudi Mulyo, dirinya siap untuk divaksin demi percontohan yang baik kepada masyarakat. Sebab diyakini vasinasi ini merupakan langkah untuk mengupayakan agar yang divaksin terhindar dari Covid-19.
Dihubungi terpisah, Nur Yuni Astuti, mengungkapkan sikap yang sama, siap divaksin. Karena vaksinasi dimaksud merupakan program pemerintah yang tentunya baik dan bermanfaat.
“Ya saya akan mengikutinya. Dalam situasi yang tak menentu terkiat dengan pandemi Covid-19, yang paling tepat adalah mematuhi anjuran pemetintah terkiat dengan vaksinasi,” tutur Nur Yuni.
Demikian pula Sukardiyono, menyatakan kesiapannya mengikuti peraturan dan anjuran pemerintah. Meski vaksin tidak harus, namun sebaiknya mempergunakan skala prioritas pihak-pihak yang divaksin.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Bantul, dr Agus Budi, menyatakan vaksinasi di Bantul untuk tahap pertama di Bantul diperkirakan akan dilaksanakan pada awal Februari 2021. Hingga kini Bantul masih menunggu distribusi vaksinnya dari Pemda DIY. (Supardi)
