Sempat Melonjak, Harga Cabai di Bantul Kini Berangsur Menurun

share on:
Los penjualan cabai di Pasar Imogiri || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Harga cabai di Bantul mulai berangsur menurun setelah sekitar seminggu sebelumnya sempat tembus Rp 90.000 per kg. Dalam sepekan mendatang diperkirakan akan kembali normal.

“Selama seminggu ini harganya bergerak menurun, sepertinya akan kembali normal,” kata pedagang cabe di Pasar Imogiri, Jumiarsih (42), Rabu (22/1/2025).

BACA JUGA: Peradi Pergerakan Sleman Disambut Positif Kapolda DIY, Realisasi Program Eksternal

Menurutnya, semula jenis cabai merah sempat mahal yaitu Rp 90 ribu per kilogramn. Namun pada hari ini umumnya Rp 58 ribu per kilogram. Sedangkan cabai hijau stabil yaitu Rp 38 ribu per kilogram.

Kenaikan, penurunan dan kestabilan harga dipengaruhi situasi ketersediaan dan perdagangan. Jika dagangan sulit dan harga kulakan mahal maka harga penjualannya juga mahal. 

BACA JUGA: Terdakwa Kasus Pencurian di Pos Damkar Godean Dituntut Penjara 1 Tahun

“Saat konsumen naik dan harga kulakan naik, maka harga jualnya menjadi tinggi. Sebaliknya saat sepi konsumen dan penjualan sulit, maka harga di pasar juga turun,” katanya.

Menurut Sajuni (52), beberapa hari terkahir ini cenderung mudah mendapatkan dagangan dari pemasok asal luar DIY. Bahkan agak kesulitan untuk memasarkan sehingga sebagian dagangan ada yang busuk dan terpaksa dijemur (dikeringkan) untuk dijadikan cabai kering dengan harga Rp 60 per kg. Namun cabai basah 5 kg hanya menjadi 1 kg cabe kering,” katanya.

BACA JUGA: Sosialisasi Kalurahan Berkarakter Pancasila, Ini yang Diharapkan Kesbangpol Sleman

Sementara itu, Jumadi (60) pedagang di Pasar Bantul, mengatakan harga beras, gula pasir, minyak goreng, telur lehorn dan daging sapi masih stabil.
Beras medium Rp 13 ribu per kg. Gula pasir Rp18 ribu pr kg. Minyak goreng curah Rp 27 ribu per kg. Telur lehorn Rp 25 ribu per kg dan daging sapi harganya Rp 120 ribu per kg. (Spd)
 


share on: