Seorang dari 45 Anggota DPRD Bantul Gagal Jalani Vaksinasi Booster

share on:
Vaksinasi Booster, di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Jumat (4/2) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Para anggota DPRD Bantul dan Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS di lingkungan Sekretariat Dewan menjalani vaksinasi Booster, di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Jumat (4/2).

Dari 45 anggota DPRD Bantul yang menjalani booster antara lain  Ketua Fraksi Paratai Gerindra Datin Wisnu Pranyoto, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Aryunadi dan  Ketua fraksi ini Suratman, dan Anggora Fraksi Persatuan Demokrat Jumakir. Sedangkan para ASN seorang diantaranya Sekwan Nugroho. 

“Rasanya ketika divaksin kali ini tidak ada efek yang menonjol. Namun hanya terasa agak sedikit pusing. Motihasi saya ikut vaksin demi kesehatan diri dan juga mentaati protokol kesehatan. Selain itu untuk mengedukasi masyarakat bahwa vaksi penting untuk percepatan pemberantasan Covid-19,” kata Datin. 

Lain halnya Aryunadi, menyatakan tidak merasakan efek apapun dan biasa biasa saja. Hal ini sebagaimana vaksin pada tahap satu dan dua. 

“Saya ikut booster tujuannya taat prokes, mendukung anjuran pemerintah sekaligus sebagai figur dewan mengajak masyarakat agar menjalani vaksin. Percayalah vaksin booster tak mengakibatkan efek negatif apa pun,” kata Arynadi. 

Sementara itu, Suratman, menyatakan pihaknya sudah datang ke Dinkes unuk ikut booster. Namun oleh petugas nakes dinyatakan tidak jadi divaksin, karena jarak waktu vaksin ke dua dengan yang ketiga belum ada enam bulan. Padahal ketentuannya minimal harus enam bulan. 

“Menurut petugas nakes mengatakan seperti itu, maka saya ya manut saja dan jika sudah tiba saatnya nanti juga akan ikut booster,” kata Sutarman. 

Dinkes bertekad dalam mensukseskan booster dengan sasaran 1.000 orang per hari. Booster ini dimulai pada Senin (17/1) dilakukan oleh Forkompinda Bantul seorang diantaranya Bupati H Abdul Halim Muslih.  (Spd)

 


share on: