Yogyapos.com (BANTUL) – Silaturahmi Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Demokrat pada 22 Februari 2023 memeroleh sambutan positif bagi seluruh pengurun maupun kadernya di daerah, tak terkecuali Partai Demokrat Bantul.
Silaturahmi kedua pimpinan parpol itu mengindikasikan ‘kapal koalisi’ antara Partai Nasdem dan Demokrat kian kokoh menuju dermaga kemenangan Pemilu 2024 mendatang.
BACA JUGA: Sengketa Akibat Salah Ukur Tanah Berujung Perdamaian
“Bagi kami silaturahmi tersebut memiliki arti penting. Sangat positif untuk memperkuat koalisi dan terutama demi kemenangan agenda pemilu 2024,” kata Bendahara Partai Demokrat Bantul, Edy Prabowo kepada yogyapos.com, di Banguntapan Bantul, Kamis (23/2/2023).
Seperti dalam tangkapan layar televisi, kedatangan Surya Paloh meski di tengah guyuran hujan namun disambut hangat dan dipayungi langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Bahkan sesaat pasca pertemuan yang diwarnai makan siang bersama, kedua tokoh nasional itu menggelar konferensi pers.
AHY kepada awak media memaparkan kesamaan pandangan Partai Demokrat dan Partai Nasdem dalam menyikapi berbagai isu nasional, salah satunya terkait wacana sistem pemilu proporsional tertutup. Keduanya sepakat menolak upaya mengembalikan demokrasi yang sentralistik.
BACA JUGA: Richard Eliezer Tetap Anggota Polri, Demosi Satu Tahun di Yanma
“Sesungguhnya, perkembangan yang terus mengalami perubahan-perubahan sepanjang zaman telah meyakini bahwa sistem pemilu proporsional terbuka adalah yang terbaik, yang relevan, yang dibutuhkan dalam demokrasi semajemuk dan sedinamis Indonesia ini. Jika nanti kembali lagi ke sistem proporsional tertutup itu, artinya mengalami kemunduran sekian belas tahun ke belakang,” kata Edy.
Terkait Koalisi Perubahan, pihaknya juga mendukung dan akan mengikuti Ketua Umum Partai Demokrat, AHY yang menegaskan bahwa komunikasi Demokrat, Nasdem dan PKS semakin baik dan intensif. Ketiga parpol ini telah memiliki semangat yang sama untuk mendorong perubahan dan perbaikan demi masa depan Indonesia yang lebih baik ke depan.
Sikap dan posisi politik Partai Demokrat untuk mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon Presiden sebagaimana yang disampaikan pada tanggal 26 Januari 2023 lalu bukan hanya wacana. Namun sikap Partai Demokrat telah melewati proses, konsultasi, komunikasi yang intensif di internal dan struktur partai dari pusat hingga daerah.
Kesepakatan bahwa untuk mengusung perubahan dan perbaikan, juga harus mampu memberikan ruang kepada Anies Baswedan untuk dapat menjadi calon bakal calon presiden yang juga diyakini akan membawa gerakan perubahan.
BACA JUGA: Hariyanto SH: Pencekik Morgan Onggowijaya Bukan GK, Tapi Tersangka RO
“Terkait dengan itu, yang jelas saya ingin kapal koalisi ini berhasil berlayar, Tidak hanya berlayar, tetapi menang. Memenangkan suara, hati dan pikiran masyarakat kita untuk perubahan menuju Indonesia lebih baik ke depan. Pak Anies adalah representasi perubuhan menuju Indonesia yang lebih baik,” tegas Edy yang juga anggota DPRD Bantul.
Kedekatan antara Partai Demokrat dan Surya Paloh sudah terjalin cukup lama. Tepatnya, ketika Surya Paloh berjuang bersama SBY pada Pilpres 2004.
“Sebagai sahabat dan negarawan, beliau berdua (SBY dan Surya Paloh, red) ingin terus meyakinkan bahwa regenerasi terjadi dengan baik. Tentunya semua dituntut bertanggung jawab untuk menyiapkan masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya. (Spd/Met)
