Simulasi Penanganan Bencana Ardex 2023 Terkesan Tak Istimewa

share on:
Suasana simulasi penanganan bencana gempa bumi Ardex 2023, di SSA Bantul, Kamis (3/8/2023) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Simulasi penanganan bencana gempa bumi yang merupakan rangkaian agenda ASEAN Regional Diserter Emergency Desponce Stimulation Exercise (ARDEX) 2023, digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Kamis (3/8/2023).

Pengamatan yogyapos.com, menunjukan simulasi menggambarkan pada dini hari pukul.02.00 WIB terjadi gempa bumi. Masyarakat panik, kemudian berlari untuk menyelamatkan diri.

Mereka hanya lari berhamburan dan memperoleh pertolongan dan dibawa ke rumah sakit oleh petugas TNI-Polri. Simulasi ini nampak berbeda dengan berbagai simulasi yang pernah digelar sebelumnya, meski hanya tingkat desa, justru lebih  banyak bermuatan eduksi serta informasi kegempaan.

Pada simulasi sebelumnya menggambarkan warga ada yang luka, panik sambil menyelamatkan orang jompo, balita, difabel bahkan ada yang lari sambil membawa ternaknya.

Sedangkan pada simulasi pada ARDEK 2023 itu yang berperan sebagai warga hanya sekitar 30 orang. Padahal biasanya ratusan orang. Terkesan tak ada yang istimewa alias biasa-biasa saja.

Secara kebetulan ARDEX 2023 dipusatkan di SSA  Bantul selama empat hari hingga 3 Agustus oleh Badan Nasional Penanggulangan  Bencana (BNPB) mulai  (31/7/2023). 

Menurut Menteri PMK, Muhadjir Efendy dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanta, pada junpa pers di Sleman pada Selasa (1/8) bahwa ARDEX mampu memberikan manfaat.

Kegiatan ini dipusatkan di Bantul, karena kabupaten ini pernah dilamda gempa 2026. Selain itu juga ada pusat gempa yaitu di Sungai Opak Pundong. Harapannya gelaran ARDEK akan lebih manfaat.

Berdasarkan informasi bahwa meski event ini untuk tingkat ASEAN, namun pelaksanaannya melalui EO. (Spd)

 


share on: