Yogyapos.com (YOGYA) - Penyebaran virus (Pandemi Global Covid-19) masih terus berlangsung, makin luas dan bahkan telah mendekati angka 4 juta kasus. Keadaan ini tentu membutuhkan langkah baru, suatu langkah yang bukan merupakan langkah top down, melainkan langkah warga, yang bersifat bottom up. Yakni langkah yang didasarkan pada kesadaran warga. Suatu kesadaran yang berbasis pengetahuan dan pemahaman tentang apa yang harus dilakukan dalam masa Pandemi, serta setelahnya.
Terkait hal itu, Forum 2045 mengambil inisiatif menyelenggarakan diskusi, Sabtu (21/8/2021) Pukul 15.30-17.00 WIB melalui zoom meeting https://us02web.zoom.us/j/86007529010?pwd=VTB6NH4RIJ3VmZ6QkpieDRLekJWQT09 Meeting ID: 860 0752 Passcoe: 4.000.000. Diskusi menghadirkan narasumber Prof Dr Sunyoto Usman MA (Universitas Gadjah Mada), Prof Suwarsih Madya MA PhD (Universitas Negeri Yogyakarta), REndra Widyarsono MPd MM (Ketua Umum Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan), Dr Jusuf Kristianto MM MKes (Dosen Poltekkes Kemenkes Jakarta I), H Arya Sandhiyudha PhD (Ketua Bidang Kerjasama dan Kemitraan PMI DKI Jakarta), dan moderator Dwi Harsono PhD (Universitas Negeri Yogyakarta), Dr (Cand) Bresca Merina MEcDev(Universitas Proklamasi 45)
Diskusi tersebut merupakan langkah awal untuk membangun diskursus publik, dan pada sisi yang lain akan menjadi awal bagi langkah strategis bersama (multi stakeholder). Dari diskusi diharapkan: (1) konsepsi yang lebih utuh tentang kurikulum sosial kebiasaan baru (KSKB); dan (2) gambaran umum tentang gerakan pendidikan masyarakat.
“Pada nantinya gerakan pendidikan dapat mengintegrasikan kampus, sekolah-sekolah, komunitas (desa, kampung), sektor privat (korporasi) dan pemerintah, dalam suatu skema besar kolaborasi. Dengan model ini, diharapkan akan terbangun suatu gerak bersama, yang di masa depan akan ikut menopang keberlangsungan kebiasaan baru,” ujar Untoro selaku inisiator seraya mempesilahkan bagi yang minat untuk hubungi WA: 082134623718.
Kurikulum Sosial Kebiasaan Baru, bukan kurikulum yang datang dari atas, melainkan dibangun dari bawah, atau diambil dari pengalaman hidup warga selama masa Pandemi. Dunia akademi akan membantu memfasilitasi proses dimana warga merefleksikan pengalaman hidupnya, mengurai, menganalisis dan mengambil pelajaran dari padanya. Dari seluruh bahan itulah, kurikulum disusun dan menjadi alat dalam pembelajaran bersama.
Forum 2045 percaya bahwa menyelesaikan hulu masalah, akan merupakan jalan baik untuk dapat segera mengakhiri Pandemi. (*)
