Yogyapos.com (BANTUL) - Puskesmas Kapanewon Pajangan Kabupaten Bantul giat mengatasi stunting hingga mencapai 8,7 persen pada akhir tahun 2023 melalui sejumlah langkah inovatif.
“Semula sebelum tahun 2023 porsentase stunting di Pajangan mencapai 16 persen. Namun berkat langkah-langkah inovasi yang telah ditempuh, kini tinggal 8,7 persen atau jumlahnya sekitar 216 anak,” kata Kepala Puskesmas Pajangan dr Jaka Hardalaksana, di sela berlangsung whorkshop kesehatan PMTAS Kini Kaya Protein Hewani yang diadakan di Warung Ingkung Kuali 4 Gowasari Bantul, Sabtu (27/5/2023).
Langkah inovasi yang telah ditempuh dan akan lebih diefektifkan yaitu mengadakan semacam program anak asuh lintas sektoral kepada anak balita (stunting) oleh Pemerintah Kapanewon, Polsek, Koramil dan masyarakat.
Bentuk sosialisasi dan edukasi serta melaksanakan Pemberian Makanan Tambahan Anak Stunting (PMTAS) diantaranya pemberian telur ayam dan makanan lainnya. Selain itu juga memberikan sosialisasi dan pelatihan pembuatan makanan yang befmanfaat untuk mengatasi stunting.
“Menyediakan makanan untuk mengatasi stunting sebenarnya relatif mudah dilakukan karena sederhana namun belum semua orang mengetahuinya. Sehingga perlu digalakan sosialisasi, edukasi dan realisasi ketersediaan PMTAS,” sambungnnya.
Membuat makanan itu sederhana, mudah dan praktis. Masyarakat mudah dalam mendapatkan bahan baku bahkan tersedia. Maka tidaklah harus membeli susu yang mahal.
Tentang stunting bukan berarti dari keluarga yang kurang mampu ekonominya. Jadi mengatasi stunting mudah, maka diharapkan masyarakat bersemangat mengatasinya.
Workshop diikuti sekitar 250 peserta, menghadirkan nara sumber ahli stunting, serta diadakan praktek memasak menu untuk mengatasi stunting. (Spd)
