Suryono Berbagi Takjil dan Uang Sangu kepada Penghuni Panti Asuhan Yapitu

share on:
Suryono (kemeja kuning bekopiah) sempatkan diri foto bersama penghuni Panti Yapitu sebelum santap buka puasa || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Para anak yatim piatu diharapkan bisa memperoleh dan mampu mengakses berbagai fasilitas di berbagai bidang, diantaranya informasi dan pendidikan yang memadai. Sehingga masa depannnya bisa lebih cerah dan mampu bersaing dengan anak yang  masih mempunyai kedua orang tua (bapak dan ibu).

"Saya kira hal yang sewajarnya dan perlu diupayakan serta direalisasikan oleh semua pihak, agar para anak yatim bisa memperoleh kemudahan -kemudahan untuk meraih sukses masa depannya,” ujar Anggota DPRD Bantul dari Fraksi Golkar, Suryono, saat silaturahmi, berbagi takjil dan santunan uang saku kepada para anak yatim piatu, di LKSA/Panti Asuhan YAPITU Al Huda, Pucung Wukirsari Imogiri Bantul, Senin (4/5/2020) petang.

Suryono mencontohkan, di panti asuhan tersebut juga diperlukan ketersediaan internet dan lainnya untuk memudahkan para anak asuh dalam mengakses informasi. Selain itu apabila perlu, diberikan keringanan dalam kewajiban membayar biaya pendidikan di sekolah negeri maupun swasta.

"Untuk merealisasikan harapan itu semua, maka perlu perhatian dari pemerintah, orang yang mampu serta pihak manapun. “Saya sendiri juga akan ikut berperan aktif mengupayakan adanya kemudahan yang diperlukannya,” tambah Suryono yang juga warga Segoroyoso Pleret.

Ia mengungkapkan, dengan adanya silaturahmi kali ini, setidaknya merupakan  langkah awal adanya komunikasi antara yatim piatu dengan Dewan Bantul. Diharapkan pula aspirasi yatim piatu akan sampai ke Pemkab Bantul. Sebagai unsur dewan, khusunya saya pribadi akan mengawal  aspirasi masyarakat umumnya dan yatim piatu khususnya.

Sementara itu, Ketua Panti Asuhan YAPITU Al Huda Pucung, Suratman, mengatakan, pihaknya menyambut positif adanya silaturahmi kali ini.

"Silarurahmi mempunyai berbagai manfaat diantaranya panjang umur dan diluaskan rejekinya. Maka jika Allah SWT, meridhoinya, harapan kita semua bisa terkabulkan,” katanya.

Panti Asuhan ini diresmikan pada 11 Juli 2011. Luas lahan yang ada sekitar 2,5 hektar. Sedangkan fasilitas bangunan yang telah ada diantaranya Masjid Agung yang dilengkapi dengan menara, joglo untuk ruang.pertemuan, sekretariat dan rumah tempat tinggal. (Supardi)

 


share on: