Yogyapos.com (BANTUL) - Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Bantul, H Suryono SM, menyampaikan berbagai program dan permasalahan lampu penerangan jalan umum (LPJU) sekaligus mengajak warga berupaya keras untuk melakukan pemulihan ekonomi bersama dan tetap mengetahui protokoler kesehatan
“Sekalipun keadaan dan kondisi keuangan Pemerintah Bantul yang bisa diakses berkurang dratis. Akses pembangunannya juga menjadi tak terealisasi atau rendat karena adanya refocusing. Ini menyulitkan dewan dalam mengakses program pembagunan yang diusulkan oleh warga,” kata Suryono SH, saat reses di Joglo Selera Babe Segoroyoso Kapanewon Pleret Bantul, Selasa (4/5/2021).
Sehingga sebenarnya, reses kali ini hanya silaturahmi karena anggaran sudah diketok direfucosing, namun aspirasi masyarakat juga akan ditampung. Sekalipun kondisinya seperti itu, namum kalau nantinya ada program anggaran untuk lampu penerangan jalan umum LPJU dari pemerintah, akan saya sampaikan ke masyarakat.
“Selain itu dari anggota DPR RI Partai Golkar Dapil DIY, Bapak Drs H. Gandung Pardiman MM tetap ada kepedulian. Beliau pada tahun 2021 akan memberikan dan mengalokasikan bantuan lpju solar sel (tanpa kabel) sebanyak 3 titik per Kapanewon. Tapi saya mengusulkan ke Pak Gandung setidaknya lima titik per Kapanewon,” jelas Suryono.
Suryono menyatakan apabila ada LPJU yang mati, maka masyarakat agar menyampaikan ke pihaknya. Itu akan ditindak lanjuti dilaporkan ke Dishub Bantul.
“Covid-19 merusak dan memacetkan semua sendi perekonomian. Nauunm kini sudah ada tanda-tanda adanya pemulihan ekonomi dengan berbagai aktivitas di berbagai daerah,” jelasnya.
Pada kesempatan itu juga muncul usulan dari warga tentang tidak asanya anggaran pembangunan akibat refocusing agar juga disampaikan oleh Pemerintah bukan hanyan oleh DPRD. Usulan lainnya para perajin bambu Karangasem Dlingo memerlukan Hantuan ganjet dan batuan permodalan usaha. (Supardi)
