Yogyapos.com (BANTUL) - Paseduluran di kalangan awak angkot yang tergabung dalam Sopir dan Kernet Mahardhika Imogiri Bantul diupayakan tetap terjaga. Meski sebagian diantaranya sudah tidak aktif ‘menarik’ angkot, tapi mereka tampak harmonis menjalin komunikasi dan guyub rukun.
Hal ini setidaknya tamak saat mereka bernostalgia dalam acara Syawalan dan Temu Kangen di Tempat Wisata Hutan Pinus Mangunan Kapanewon Dlingo Kabupaten ini, Minggu (30/5/2021).
Acara sedikitnya dihadiri 80 orang dan dimeriahkan hiburan organ tunggal Gogon dari Imogiri, ini diinisiasi oleh Walidi, mantan sopir yang kini kebetulan sukses berkat bekerja selaku pedagan hasil pertanian warga Trowono Kabupaten Gunungkidul. Selain itu juga didukung oleh pedagang Gudeg Agus Suyono (panggilan akrabnya Tongkleng) yang kini berjualan di Jomblangan Jalan Parangtiritis dan Makam Imogiri, Bantul.
Menurut sesepuh Sopir dan Kernet Mahardhika, Mutijo M dan Sekretaris Suhardi, acara ini adalah sebagai forum syawalan, temu kangen dan hiburan agar ikatan kekeluargaan tetap berlangsung. "Kami dengan saling bertemu dan berkumpul menjadi senang dan gembira. Banyak kenangan yang kalau diceritakan sangat panjang. Suka maupun duka, bahkan yang lucu-lucu,” kata Murtijo.
Banyak diantara para sopir dan kernet ini yang lama tidak saling jumpa, maka diantara mereka banyak yang kangen. Dengan bersyawalan di obyek wisata ini rasanya menjadi senang dan mendapatkan hiburan.
Kegiatan demikian menjadi agenda tahunan. Sedangkan saat suasana pandemi Covid-19, diharapkan semua anggota tetap menjaga kesehatannya karena mayoritas sudah sepuh. “Kami tentu berharap Covid-19 segera berakhir dan para sopir dan kernet bisa bekerja dengan hasil normal seperti sediakala,” harap Murtijo. (Supardi)
