Yogyapos.com (YOGYA) - Hujan deras yang mengguyur Yogyakarta pada Rabu (11/3/2020) petang mengakibatkan talud Sungai Winongo setinggi 20 meter yang berada di wilayah Jlagran Gedongtengen Yogya ambles dan menimpa sebuah rumah milik Ny Surajiyah warga RT-08, RW-02 Jlagran. Satu keluarga yang menempati rumah tersebut sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogya, Hari Wahyudi disela evakuasi Kamis (12/3/2020) mengatakan, sebagian dari rumah yang terdampak longsor tersebut rusak dan amblas mengikuti gerakan talud yang longsor. “Panjang retakan 10 meter dibawah rumah persis bagian kamar tidur, dapur, kamar mandi. Longsor juga berdampak pada pinggir jembatan ambles dan retak sepanjang 3 meter,” kata Hari.
Hari pun menghimbau warga untuk waspada terhadap cuaca hujan deras yang mengguyur Yogya. Apalagi warga yang berada diseputaran talud sungai. “Jika hujan deras mengguyur dan ada potensi banjir ataupun longsor, kami meminta warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kami juga sudah memetakan lokasi di Yogya yang berpotensi longsor dan banjir dengan menerjunkan tim relawaan serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait,” imbuhya.
Sementara menurut Ketua RT 08, Rianto, rumah tersebut memang berada di bibir talud Sungai Winongo. “Bu Surajiyah sudah diungsikan ke rumah saudaranya sejak 3 bulan yang lalu. Sekarang rumah tersebut ditinggali oleh anaknya, Umboro beserta istri dan anaknya,” ujar Rianto.
Peristiwa tersebut sudah dilakukan asesement oleh BPBD Kota Yogyakarta beserta Babinsa Pringgokusuman, Koramil Gedongtengeng dan TRC BPBD DIY Priyadi P 07. Warga setempat juga akan melakukan kerja bakti pasca bencana. (Dol)
