Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebanyak 100 orang ummat Hindu yang berasal dari Yogya dan sekitarnya, Sabtu (13/3/2020) mengikuti upacara Tawur Kesanga di Komplek Taman Wisata Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Meski diadakan secara sederhana, namun upacara tersebut berlangsung khidmat Upacara diawali dengan prosesi mendak tirta, laku pradaksina dan diakhiri dengan sembahyangan.
Tawur Kesanga merupakan prosesi penyucian bumi. Upacara ini merupakan rangkaian dari ibadah Nyepi yang akan dijalani ummat Hindu pada keesokan harinya. Biasanya, upacara diselenggarakan dengan kirab ogoh-ogoh serta pentas budaya. Namun, berhubung tahun ini masih masa pandemi maka Tawur Kesanga dilaksanakan tanpa kirab ogoh-ogoh.
Ketua Panitia Nyepi 1 Saka 1943 /2021 Pro Dr I Wayan T Artama mengungkapkan, pelaksanaan ibadah Nyepi tahun ini sebagian besar dirayakan secara virtual, dengan ummat yang sangat terbatas. Hal tersebut dilakukan mengingat sebagian besar wilayah masih dilanda pandemi.
“Kami mohon maaf, karena kita harus mengikuti protokol kesehatan yang dicanangkan pemerintah,” ujar Artama dalam sambutannya dihadapan ummat Hindu yang hadir di Candi Prambanan.
Selanjutnya Artama berpesan agar kondisi pandemi tidak mengurangi semangat untuk menjalankan rangkaian ibadah selanjutnya.
Sementara itu, Staf Khusus Presiden RI AAGN Ari Dwipayana menambahkan, pelaksanaan ibadah dimasa pandemi ini harus dimaknai sebagai salah satu brata yang harus dijalani, agar pandemi yang kita hadapi ini dapat kita kendalikan sehingga secepatnya keluar dari kondisi yang sekarang kita alami bersama-sama.
“Perayaan hari raya Nyepi harus kita jadikan sebagai ajang mulat sariro, melakukan refleksi diri, terhadap apa yang kita lakukan selama ini,” ujar Ari.
Lebih lanjut Ari mengungkapkan, pandemi yang melanda 216 negara di dunia merupakan sebuah ujian bagi kita semua. Oleh karena itu, sebagai umat yang beriman, pandemi harus dilihat sebagai sebuah pelajaran yang berharga bagi kehidupan kita. (Sulityawan Ds)
