Yogyapos.com (SLEMAN) - Teater Tradisional Srandhoel Ngayogyan Raos akan mementaskan lakon ‘Bagenda Ngumar Madep Kiblat’ yang merupakan interpretasi dari Serat Ambiya karya penulis naskah naskah Beny Kusumawan.
Pementasan direncanakan berlangsung di panggung teater terbuka Youth Center, Mlati Sleman, Sabtu 21 September 2024 pukul 19.00 WIB.
Pentas yang disutradarai Harjuno PH ini didukung pemain Totok Suryo Nugroho. Ia menjadi tokoh sentral yang memerankan Bagenda Ngumar dan sebagai dalang Awang Rebhoe Legi.

Pemain lain, Kriswan Driyanta, Dani Kencana Putra, Agung Dwi Purwanto, Thalia Merisca Handini dan Yadi Oil. Dengan dukung TATA BUNYI, Ndendek Wironegoro, Asihana, Thariq Rizqi, dan Wahyana. Didukung pula oleh, Benaventura Galih (Tata Cahaya), Firman Hifayat (Tata Panggung), Aji Satria GD (Kameramen) dan AB Djati Setiawan (Arsiparis).
Harjuno kepada yogyapos.com mengungkapkan, 'Bagenda Ngumar Madep Kiblat' merupakan interpretasi Serat Ambiya. Adapun kandungan isi surat tersebut berupa kisah Nabi Muhammad SAW, dari mulai lahir, hijrah sampai pada akhir hayatnya.
Sedangkan rentang kenabian bilau banyak sekali peristiwa yang terjadi dianraranya hijrah biliau, peperangan, contoh akhlak, demokrasi, keadilan, ekonomi dan heroik dalam liku-liku ketika masuk Islam sahabat beliau Umar bin khatab.

“Interpretasi surat tersebut dikemas dalam pertunjukan panggung peristiwa yang sudah berabad lampau menjadi intim dalam diri kita pribadi maupun bagi penoton,” ungkap Harjuna ditemui disela sela latihan, Kamis (17/9/2024) malam.
Ia juga menjelaskan bahwa Serat Ambiya berupa bentuk tulisan tangan berhuruf jawa yang ada dalam buku Manuskrip berusia ratusan tahun. Kemudian sebagai bentuk tanggung jawab dalam ikut melestararikan budaya perkumpulan pelaku seni Srandhoel Ngayogyan Raos menginterpretasi Serat Ambiya dalam sebuah naskah drama tradisional melalui pendekatan 'ruh' seni Srandhoel. (Agn)
