Yogyapos.com (BANTUL) - Warga Ngemplaksari dan Jombor Srimulyo Piyungan Kabupaten Bantul memerlukan keahlian bisnis online dan keterampilan lainnya, supaya pangsa pasar berbagai komoditas asal setempat bisa diolah dan laku di pasaran lokal, nasional dan ekspor (internasional).
Hal itu terungkap dalam Reses II Tahun 2020 Anggota DPRD Bantul Dapil II (Banguntapan-Piyungan) di Gedung Posdaya Jombor, Selasa (12/5/2020). Reses ini dilaksanakan oleh Anggota Komisi A DPRD Bantul dari partai Golkar, Teguh Santoso SE.
Sedangakn keinginan lainnya yang dilontarkan oleh para peserta reses diantaranya mengenai pembagunan insfrastruktur misalnya talud. Sedangkan yang non fisik diantaranya peningkatan kegiatan yang berbasis budaya.
Karena reses ini bertepatan dengan wabah Covid-19 maka sistem reses kali ini jumlah masanya dibatasi yaitu maksimal 40 orang. Dan pertemuan dengan sistem per sasion yang setiap sasionnya diikuti 10 peserta, dengan waktu terbatas 25 menit. Tetapi berbagai aspirasi (usulan) tetap banyak yang muncul.
Salah satu usulan yang cukup menggeliat adalah warga setempat memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) tentang bisnis online. Alasannya adalah agar berbagai potensi yang ada di pedesaan ini diantaranya berupa kerajinan dan hasil pertanian bisa diolah menjadi produk jadi dan laku di pasaran.
"Ya memang saya beropsesi bahwa masyarakat di sini bisa punya skil bisnis online. Maka meski dulu saya pernah mengadakan pelatihan itu, namun apabila mungkin, akan dilanjutkan kembali bahkan dikembangkan dengan pelatihan lainnya," ungkap Teguh Santoso.
Menurut Teguh, pihaknya ingin menjadi dewan yang terbaik, maka juga harus kerja ekstra keras demi mewujudkan kepentingan masyarakat.
Pemantauan wartawan menunjukkan, dalam pertemuan ini mempergunakan protokoper yaitu peserta harus jaga jarak, menggunakan masker dan cuci tangan ketika akan masuk ruangan. Ini juga dimaksudkan dan merupakan materi reses yerkait dengan edikasi pencegahan dan pemberantasan Covid-19.
Setelah empat sesion dalam pertemuan dalam reses ini terlaksana dengan lancar dan selesai, Teguh Santoso juga melanjutkan kegiatan sosial. Kali ini membagi sembako sekitar 125 paket kepada warga di Srimulyo. (Supardi)
