Tim Dosen UAJY Wujudkan Program Living Lab Melalui Hibah Bestari Saintek

share on:
Tim Dosen Fakultas Teknobiologi (FTb) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) penerima dana hibah Penelitian Bestari Saintek dari Kemendikti Saintek || YP-ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Tim Dosen Fakultas Teknobiologi (FTb) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), berhasil meraih dana hibah melalui Program Hibah Penelitian Bestari Saintek dari Kemendikti Saintek dan  LPDP.

BACA JUGA: Campus League Diluncurkan, Hadirkan Sistem Baru bagi Masa Depan Atlet Mahasiswa di Indonesia

Program hibah ini diketuai oleh Monika Ruwaimana PhD, dosen Biologi dengan melibatkan tujuh anggota diantaranya Prof Gregoria Arum Yudarwati SIP MMktg Comm PhD (Dosen Ilmu Komunikasi), Prof Ir Ign Pramana Y MSi PhD (Dosen Biologi), Dra L Indah Murwani Yulianti MSi (Dosen Biologi), Dr MC Ninik Sri Rejeki MSi (Dosen Ilmu Komunikasi), Pupung Arifin SSos MSi (Dosen Ilmu Komunikasi), Alexander Beny Pramudyanto SSos MSi (Dosen Ilmu Komunikasi), Vincentius Tri Setyo Budi SSi (Pranata Laboratorium Pendidikan FTb). 

BACA JUGA: Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja

Penelitian yang memperoleh hibah ini mengangkat tema “Living Lab Sungai Yogyakarta: Kolaborasi Sosioekologis untuk Pengelolaan Sungai Berkelanjutan”.

BACA JUGA: Imigrasi yang Berdaulat: Menjaga Gerbang, Mengelola Peradaban

Program Hibah Penelitian Bestari Saintek diikuti oleh sekitar 2.500 tim yang mengirimkan proposal dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 500 tim lolos tahap Expression of Interest (EOI), hingga akhirnya terpilih 98 tim yang dinyatakan lolos dan mendapatkan pendanaan.

BACA JUGA: Pencurian Gamelan di UGM, Polisi Buru Pelaku

Monika menjelaskan bahwa program hibah ini berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, Danone Aqua, serta LSM Shind Yogyakarta. Program ini bertujuan untuk membantu menganalisis data sungai, sekaligus mengkaji isu terbesar yang berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat di bantaran sungai.

BACA JUGA: Ada Mayat di Saluran Irigasi Dusun Ngawen Harjobinangun Sleman

Ia menegaskan bahwa program ini fokus utamanya bukan langsung membuat sungai menjadi bersih, melainkan memetakan terlebih dahulu bagaimana persepsi masyarakat terhadap sampah di sungai, bagaimana kondisi biodiversitas sungai, serta keterkaitan antara lingkungan dengan masyarakat itu sendiri.

BACA JUGA: Amanat Panglima: TNI Dituntut Tingkatkan Kesiapsiagaan dalam Bertugas

“Sehingga dalam tim kami tidak hanya berasal dari bidang biologi saja, tetapi juga berkolaborasi dengan FISIP guna melihat aspek sosial. Karena pada intinya, jika hasil riset menunjukkan kondisi sungai yang seharusnya seperti ini dan itu, tetapi masyarakat tidak menerapkannya, maka akan menjadi percuma,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

BACA JUGA: Seorang Lansia Jadi Korban Tabrak Lari Saat Hendak Sholat Subuh di Masjid

Dalam proses penyusunan proposal, Monika mengungkapkan adanya tantangan terbesar dalam penyajian visual. Tim perlu membuat banyak grafik agar penyajiannya lebih presentable, seperti untuk kebutuhan Canva dan PowerPoint. Selain itu, tim juga diminta untuk membuat video yang berisi penjelasan terkait proposal yang diajukan.

BACA JUGA: Paguyuban 'SMS' Peringati HUT ke-24 di TMII

Sebagai penutup, Monika menyampaikan harapannya agar semakin banyak dosen yang mengajukan proposal, sehingga tidak hanya dosen-dosen tertentu saja yang terlibat, tetapi dapat lebih merata di lingkungan universitas.

BACA JUGA: Gratis! Mancawarni 2026 Siap Warnai Malioboro, Targetkan 5.000 Penonton

“Universitas sebagai bagian dari masyarakat, jadi tidak bisa penelitian itu hanya untuk kita saja. Memang harus bisa melebarkan sayap ke masyarakat melalui kerja sama. Karena itu juga menjadi poin plus yang membuat kita lebih dikenal, dan kita juga merasa puas karena pekerjaan kita memiliki dampak seperti itu,” tutup Monika.

BACA JUGA: Memanusiakan Narapidana: Menagih Asta Cita di Balik Tembok Penjara

Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi sivitas akademika UAJY untuk terus berinovasi dan berkontribusi melalui penelitian yang berdampak bagi masyarakat. Melalui kolaborasi lintas bidang dan kemitraan dengan berbagai pihak. (*)


share on: