Tim Relawan UMKM 'Mulia' Siap Raup 32 Persen Suara

share on:
Tim Relawan 'Mulia' optimis sanggup meraup 32 persen suara dari kalangan UMKM untuk kemenangan Sri Muslimatun-Amin Purnama|| YP-Ismet

Yogyapos.com (SLEMAN) - Pilkada Sleman 2020 tinggal hitungan hari. Relawan UMKM Sri Muslimatun-Amin Purnama (Mulia) pun bergerak tak kenal lelah untuk menggaet calon pemilih demi peroleh suara yang signifikan.

Dr Najib Gisymar SH MHum selaku Ketua Relawan UMKM Mulia mengungkapkan, sektor UMKM bisa menaikkan tingkat kesejahteraan masyarakat dan dapat menekan laju pertumbuhan kemiskinan.

“Kami pun wajib meningkatkan pendidikan yang berkualitas. Pelayanan kesehatan, serta dukungan terhadap sektor pertanian dan kemandirian pangan. Dan Bu Muslimatun sangat peduli dengan hal itu semua. Lantaran program tersebut sudah dilaksanakan semasa menjabat wakil bupati,” ujar alumnus FH UII di Cengkir Resto, Jalan Damai Sleman, Selasa (1/12) siang.

Lanjut Najib, desa yang mempunyai UMKM unggulan wajib didukung penuh dan didampingi. Mulai dari proses produksi, pengolahan hingga pemasaran.

Najib pun mengklaim sudah merangkul mayoritas UMKM di 17 kecamatan di Sleman. Dia optimis, dari lini relawan ini bisa meraup 32 persen bagi paslon Muslimatun-Amin. “Pastinya semua berjalan dinamis. Mesin partai pengusung (PKS, Golkar, Nasdem) terus bergerak. Para relawan juga harus menjaga soliditasnya. Saya feeling, pilkada sleman akan berjalan dua putaran. Teman-teman, relawan harus tetap fight,” imbuh lawyer asal Surakarta ini.

Tim Program Relawan UMKM, Anas Widiarto menambahkan, Muslimatun-Amin akan memberikan program kemandirian bagi masyarakat. “Tentunya kita dampingi secara skill dan pengadaan alat. Jika berjalan semstinya akan menambah profit bagi masyarakat. Dan masyarakat Sleman saat ini butuh program tepat guna dan bermanfaat. Seperti jargon yang diusung Muslimatun-Amin, ‘Mbangun Desa Nganti Wangun’, imbuhnya.

Rina pelaku UMKM asal Tempel mengaku dimasa pendemi ini, omset dagangan pakaiannya menurun hingga 30 persen. “Situasi ini harus kita siasati dengan pemasaran online ataupun offline. Dan produk yang kita jual pun harus lebih variatif dan menciptakan kreatifitas,” katanya. (Dol/Met)

 

 

 


share on: