Yogyapos.com (BANTUL) - Pasca bencana angin puting beliung yang melanda beberapa padukuhan di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri pada Selasa (6/12/2022) siang, Bupati Bantul bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Panewu Imogiri, dan Lurah Selopamioro melakukan tinjauan lokasi terdampak bencana tersebut.
Wilayah yang terdampak bencana meliputi Padukuhan Kalidadap 1 dan 2, serta Srunggo 1 dan 2. Musibah angin puting beliung ini menerjang sekitar 130 rumah. Kerusahkan rumah-rumah pada umumnya pada bagian atap dan harus segera diperbaiki karena saat ini sedang musim hujan.
Yatimah, (55) warga Padukuhan Srunggo, mengisahkan saat bencana angin puting beliung itu dirinya mendengar suara gemuruh dari atas rumahnya. Awalnya dia mengira suara itu adalah pesawat yang terbang rendah di atas rumahnya.
“Kemudian kami sekeluarga keluar dari rumah, mencari tempat aman, dan menyaksikan atap rumah beterbangan. Ini membuat kami panik dan binggung,” kenangnya.
Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih bersama timnya saat datang ke lokasi terdampak bencana melakukan pendataan dan identifikasi. Ia mencermati keperluan-keperluan rehabilitasi pasca bencana, terutama tebing-tebing dan tanah yang mengalami longsor dan menimpa rumah warga, sehingga pada awal Tahun 2023 segera dapat dilakukan pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Bantul juga sedang menyiapkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana. Saat ini Kepala BPBD, bersama Panewu Imogiri, dan Lurah Selopamioro sedang koordinasi agar pemberian bantuan tepat sasaran,” kata Abdul Halim saat meninjuau lokasi bencana, Rabu (7/12/2022).
Bupati mengucapkanterimakasih kepada TNI, Polri dan relawan yang saat ini masih bergotong royong memberikan bantuan tenaga, melakukan pembersihan dan memasang kembali atap rumah warga, serta memberikan bantuan lainnya sehingga pemulihan ini segera tercapai. “Kami masih terus menginventarisir kerugian yang ditimbulkan sehingga jumlah secara pasti belum diketahuinya,” tandas Halim.
Sementara sebagian warga juga telah memperoleh bantuan logistik dari beberapa pihak. Namun jumlahnya masih terbatas. Itu sebabnya diharapkan kepada siapapun bisa ikut memberikan bantuan serupa. (Spd)
