Yogyapos.com (SLEMAN) - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 di Pancok Girikerto Kapanewon Turi, Sleman, secara resmi ditutup, Rabu (24/8/2022).
Penutupan ditandai dengan penandatanganan dokumen oleh Bupati Sleman Kustini dan Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Arm Danny Arianto Pardamean Girsang, didampingi Ketua DPRD Sleman, Kasilog Korem 072/Pamungkas dan Kapolres Sleman.
Bupati Kustini pada kesempatan itu juga meresmikan conblok jalan yang merupakan salah satu hasil dari program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 ini. Sedangkan jalan konblok tersebut merupakan penghubung Padukuhan Pancok dan Padukuhan Glagahombo.
“Pembangunan jalan penghubung ini tentu sangat bermanfaat dan merupakan upaya kita bersama untuk memajukan sarpas yang ada di Girikerto Ini. Harapanya keberadaan jalan ini sebagai sarana dapat memacu perkembangan ekonomi masyarakat Pancok, Glagahombo dan sekitarnya,” kata Kustini.
Kustini juga berharap sarana jalan hasil dari kolaborasi TNI AD dan masyarakat ini agar dirawat agar tidak mengalami kerusakan serta umur pemakainya pun lebih lama. Disamping itu dapat mempercepat pelaksanaan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Arm Danny Arianto Perdamean Gersang mengungkapkan, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 melakukan pengerjaan fisik dan non fisik dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Pelaksanaan TMMD ini sangat membantu masyarakat dengan dibangun insfastruktur jalan yang diharapkan dapat memperlancar transportasi hasil pertanian sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Girikerto dan sekitarnya,” ungkapnya.
Adapun kegiatan fisik telah dilakukan dalam TMMD ini yakni pembuatan konblok jalan dengan 403,5 meter lebar 3 meter tebal 12 cm .
Selain itu juga akan dilakukan pembuatan talut jalan dengan panjang 352 meter, tinggi 70 meter dan lebar atas 30 Cm kemudia juga dilaksanakan pembangunan tambahan seperti lantainissi serta plesterisasi rumah ibu Poniyem. Sedangkan untuk pelaksanaan non fisik yang telah dilaksanakan dalam TMMD yakni penyuhan pencegahan stunting stsu pencegahan gizi yang baik bagi ibu ibu hamil kerjasama dengan Dinkes Sleman, Penyuluhan wawasan kebangsaan, Penyuluhan Napza ketjasama dengan BNN Sleman serta penyuluhan dan pencegahan kejahatan jalanan yang bekerjasama dengan Polres Sleman.
PelaksanasnbTMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 telah dilaksanakan selama 30 hari dari 24 Juli hingga 30 Agustus 2022. Peserta TMMD tetdiri dari 43 orang anggots TNI, 10 orang anggota Polri, 10 orang dari Limas serta dibantu masyarakat bejumlah 80 orang dari di Kalurahan Girikerto Kapanewon Turi. (*/Agn)
