Yogyapos.com (YOGYA) – Kodim 0734/Yogyakarta berhasil merampungkan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I 2019. Semua target atau sasaran terealisasi 100 persen. Bahkan mengalami kelebihi dalam hal pemasangan paving block dari 185,75 meter yang direncanakan, tapi realisasinya mencapai 220 meter.
“Pemasangan paving block melebihi perencanaan, terjadi penambahan 35 meter. Sehingga seluruhnya mencapai 220 meter,” tutur Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Inf Wiyata Sempana Aji usai upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I 2019 di Lapangan Karang, Kotagede, Yogyakarta, Rabu (27/3/2019).
Dandim mengungkapkan, selain pemasangan paving, dilakukan pula realisasi sasaran fisik lain yang digarap selama TMMD yaitu rehab Balai RW sebanyak satu unit, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 5 unit, dan pembuatan MCK satu unit.
Dijelaskan, TMMD Sengkuyung juga melaksanakan program non fisik seperti penyuluhan penyakit masyarakat, sosialisasi bela negara, sosialisasi tentang anti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan sosialisasi paham terorisme dan radikal bebas. Dalam hal realisasi sasaran nonfisik melibatkan Pemkot Yogyakarta dan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta.
Dengan selesainya TMMD Sengkuyung ini bukan berarti pekerjaan selesai. Sebab masih ada tugas berikutnya memelihara agar hasil pekerjaan bisa bertahan lebih lama. Selain itu tengah mencari sasaran-saran lain untuk kegiatan ke depan.
“Membangun memang relatif mudah, tapi tentu saja lebih penting dari itu adalah memelihara yang telah kita bangun demi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan nasional. Makanya mari kita pelihara bersama,” terang Dandim.
Sementara itu Camat Kotagede Yogyakarta Rajwan Taufiq menghaturkan terima kasih karena TNI melalui Program TMMD telah memberikan bantuan yang bermanfaat untuk masyarakat di wilayahnya. Dengan dibangunannya fasilitas umum, maka akan dijadikan sebagai pendorong untuk memperbaiki fasilitas umum lainnya.
Kotagede, terangnya, merupakan salah satu tujuan wisata budaya dan religi, sehingga sarana pendukung seperti jalan yang bagus dan permukiman yang baik menjadi salah satu pendorong agar wisata ini tetap diminati masyarakat.
“Kami sangat berterimakasih kepada TNI. Diharapkan semua yang telah dibangun ini bisa terpelihara dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena masyarakat juga perlu ikut memiliki dengan cara menjaganya,” imbau Rajwan. (Met)
