Yogyapos.com (SLEMAN) - Tim Pengabdian Masyarakat (TPM) Fakultas Biologi UGM telah melaksanakan program pemberdayaan perempuan di Sleman. Kali ini menyasar Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Arjuna di Padukuhan Pringgodani Mrican, Kalurahan Caturtunggal, Sleman.
Tim terdiri Soenarwan Hery Poerwanto dan Dwi Umi Siswanti mengelar pelatihan akuaponik dan pembuatan biofertilizer atau pupuk organik cair dalam rangka mendukung pengembangan Eduwista Kawasan Bantaran Sungai Gajahwong yang terdapat di wilayah padukuhan.
“Kegiatan sudah kita laksanakan pada Jumát, 18 Agustus 2023 di Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Arjuna Pringgodani, Mrican Caturtunggal,” kata Hery, Rabu (23/8/2023).
Menurutnya, kegiatan ini dalam rangka mendukung arah kebijakan program unggulan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi perempuan. Dalam materi disampaikan pentingnya pemanfaatan lahan sempit sekitar bantaran sungai dengan sistem akuaponik yang merupakan integrasi antara budidaya ikan dan optimalisasi budidaya sayur sistem vertikultur.
“Agenda meliputi pelatihan akuaponik, vertikultur dengan memanfaatkan barang bekas dan pelatihan pembuatan pupuk organik cair serta memanfaatkan barang bekas untuk media tanam,” jelasnya.
Sedangkan pelatihan pembuatan biovertilizer dengan bahan urin ternak yang berasal dari urin sapi atau kambing ataupun kelinci. Produk yang dihasilkan dapat meningkatkan hasil panen padi per hektarnya, termasuk dalam budidaya bunga Krisan di Kalurahan Gerbosari, Kulon Progo terbukti merangsang tangkai lebih panjang di atas rata-rata standar.
“Biofertilizer yang dihasilkan sudah dicoba di beberapa tempat yaitu di Kalurahan Wukirsari Sleman dan Kalurahan Beji Gunungkidul. dimana dapat meningkatkan hasil panen padi per hektarnya,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini pihaknya berharap menjadi motor penggerak untuk dapat mengoptimalkan pemanfaatan potensi lahan sempadan sungai untuk ruang hijau dan menanam sayur hortikultura, rempah-rempah dan buah-buahan. Sehingga dapat mendukung keasrian lingkungan dan mendukung di ketahanan pangan di daerah perkotaan. (Opo)
