Truk Pengangkut Pupuk Nyungsep ke Jurang Bego, Sopir dan Dua Penumpangnya Selamat

share on:
Kondisin truk yang nyungsep di dasar jurang berkedalaman 6 meter || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) – Belum diketahui penyebabnya, truk pengangkut pupuk Nopol AB 8925 FD mengalami kecelakaan lalulintas tunggal masuk jurang di Bukit Bego Dusun Kedung Bueng Kalurahan Wukirsari Kapanewon Imogiri Bantul, Senin (1/8/2022) siang.

Kasat Lantas Polres Bantul, AKP Gunawan SIK didampingi Kanit Laka Lantas, IPTU Maryono SH, menyatakan hingga kini polisi masih berupaya untuk mengetahui secara pasti penyebab peristiwa naas tersebut.

BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-lakalantas-karambol-akibatkan-seorang-meninggal-dunia-2464

Truk hingga 14.00 WIB tadi masih berada di jurang berkedalaman sekitar 6 meter. Armada ini masih diupayakan untuk dievakuasi. Namun pengemudi Rasdiyanto warga Ganjahan serta penumpangnya Madiyanto dan Didik warga Dlingo yang mengalami luka-luka berhasil dievakuasi, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Nur Hidayah Blawong Bantul.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-seribu-ban-bekas-untuk-antisipasi-lakalantas-di-tebing-bukit-bego-6103

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara kronologi kecelakaan ini truk melaju dari arah atas (Dlingo) menuju ke bawah (Imogiri). Tiba-tiba laju truk itu menepi ke kiri jalan atau dekat Bukit Bego yang letaknya di kanan jalan menabrak beberapa patok pengaman dan tiang listrk maupun telepon, sebelum akhirnya nyungsep ke jurang yang penuh pohon bambu.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-lakalantas-berbuntut-penganiayaan-dan-perusakan-sedan-mercy-tiga-tersangka-ditangkap-6036

Kecelakaan diketahui beberapa orang yang ada di sekitar TKP. Kemudian dilaporkan ke Polisi dan para korban dievakuasi oleh warga dan polisi.

Warto (60) dan beberapa saksi mata mengatakan truk itu mengalami kecelakaan seperti halnya yang dinyatakan Pak Polisi itu. Warga langsung bergerak mengamankan sopir dan penumpang.

BACa JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-kasus-kematian-fathur-farid-iskandar-sh-itu-lakalantas-bukan-kekerasan-2544

“Tempat ini merupakan TKP kecelakaan bus beberapa bulan lalu yang menelan beberapa korban meninggal dunia,” kata warto.

Tempat ini, harap Warto, sebaiknya dipasangi pagar pengaman untuk mengatisipasi kecelakaan lalulintas.

BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-lakalantas-di-diy-meningkat-126-persen-5556

Sementara itu, Kapolsek Imogiri AKP Sumanto di TKP, berharap para pengguna jalan mentaati himbauan yang telah ada. Selain itu juga harus teliti agar kendaraannya laik jalan. (Spd)


share on: