UAJY Jalin Kerjasama Dirjen Pajak, Siap Optimalkan Pusat Kajian

share on:
Rektor UAJY, Dr Gregorius Sri Nurhartanto SH LLM dan Kepala DJP Kanwil DIY Dra Erna Sulistyowati MT menunjukkan nota kerjasama yang telah ditandatangani berdua || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah DIY yang dituangkan dalam penandatanganan MoU, di Ruang Rapat Universitas, Gedung Thomas Aquinas, Kampus II, Selasa (14/05/2024).

Acara ini dihadiri oleh Rektor UAJY, Dr Gregorius Sri Nurhartanto SH LLM beserta jajaran Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE), perwakilan Kepala Kantor Kerja Sama dan Promosi (KKP) dan Kepala DJP Kanwil DIY Dra Erna Sulistyowati MT beserta jajaran Sekretaris, Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen, Kepala Seksi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat.

Dekan FBE UAJY, W Mahestu Noviandra Krisjanti PhD memaparkan kerja sama dengan DJP Kanwil DIY telah berlangsung cukup lama mulai dari bantuan menjadi narasumber bagi dosen ataupun mahasiswa UAJY, hingga keterlibatan untuk menjadi relawan pajak. Berbagai perencanaan program yang telah disusun, harapannya dapat berjalan dengan baik serta bermanfaat telebih dalam mempelopori perilaku taat pajak, pengelolaan pajak itu sendiri, dan juga pengoptimalan tax center (pusat pengkajian).

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen oleh Rektor UAJY bersama Kepala DJP Kanwil DIY. Dalam sambutan Rektor UAJY mengungkapkan bagaimana pajak menjadi sumber penerimaan negara dan jalinan kerja sama FBE UAJY ini mampu semakin lebih baik. Sikap wajib pajak salah satu contoh yang harus terus dilestarikan.

“Harapan kami, nanti kerja sama yang ada juga perlu ditingkatkan ya Bu Erna, supaya kantor pajak bersama-sama Universitas Atma Jaya Yogyakarta bisa mengedukasi masyarakat dalam rangka untuk taat pajak, taat membayar pajak, karena bagi kita pajak sangat penting sekali,” tegas Nurhartanto.

Sebaliknya, dengan kerja sama dengan perguruan tinggi teori-teori mengenai pajak mampu diimplementasikan secara dini bagi mahasiswa yang merupakan calon-calon wajib pajak kedepannya. Hal tersebut akan berdampak baik bagi negara.

“Banyak sekali kegiatan yang sudah dilakukan dalam koridor tax center tadi, ada relawan yang terus bertambah. Harapan kami memang, ini kan mereka itu calon wajib pajak Pak, mahasiswa itu diharapkan mereka tidak hanya belajar teori. Paling tidak, secara implementasi walaupun sangat sederhana dalam tugas dan fungsi kami SPT Tahunan,” ujar Erna. (*)


share on: