UGM Peringati Hardiknas 2021 dengan Nuansa Tradisional

share on:
Peserta upara peringatan Hardiknas 2021 mengenakan pakaian tradisional dan mematuhi prokes || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAn) - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardinas) di Kampus UGM, Minggu (2/5/2021) berlangsung secara sederhana dan khidmat. Peringatan digelar secara hybrid dengan sentuhan nuansa tradisional yang sangat kental, karena semua peserta upacara yang hadir secara luring diwajibkan  mengenakan pakaian tradisional. Karena masih dalam masa pandemi, penyelenggaraan peringatan Hardiknas 2021 dilaksanakan secara luring terbatas dengan prokes yang sangat ketat dikombinasikan dengan daring

Rektor UGM Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng IPU ASEAN Eng  yang bertindak selaku Pembina Upacara dalam sambutannya menyampaikan, sekarang Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sedang memasyarakatkan program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM). Keberhasilan program MBKM tidak dapat berdiri sendiri sehingga membutuhkan dukungan semua pihak, bukan hanya lingkungan kampus tetapi juga masyarakat serta pemerintah pusat. Bimbingan para dosen kepada mahasiswa sangat penting, karena akan menetukan hasil yang diperoleh mahasiswa.

“Peran serta mahasiswa untuk mau membuka diri dalam  untuk mengikuti segala program yang ada juga menentukan keberhasilan MBKM. Program-program seperti : pertukaran mahasiswa, magang, mengajar disekolah, penelitian, membangun desa, studi mandiri, kewira usahaan, proyek kmanusiaan dan bela negara,” ujar Panut.

Oleh karena itu Panut berpesan, mengingat banyaknya kegiatan diluar kampus yang dapat diikuti oleh mahasiswa, maka pemilihan kegiatan yang diikuti hendaknya kegiatan yang mendukung dan melengkapi program studi.

Panut menandaskan, dalam rangka menyukseskan program MBKM ini,  UGM berkomitmen menjadikan sebagai Kampus Merdeka terarah yang memberi tempat kepada seluruh program sarjana, Paska Sarjana dan sarjana terapan. Selain itu UGM juga telah membentuk Tim MBKM yang nertugas untuk mempersiapkan program pelaksanaan serta mengawal program MBKM.

Oleh karena itu, MBKM diharapkan dapat memperkaya keilmuan para mahasiswa, denga wawasan diluar ilmu inti program studi dan dapat menambah ilmu soft skill yang dapat menjadi bekal untuk terjun ke dunia kerja. MBKM juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam memberikan solusi berbagai persoalan bangsa.

“Dalam segala keleuasaan yang diberikan untuk berkreasi, perlu dijaga bersama agar jangan sampai MBKM  justru melahirkan sarjana generalis  yang tidak mempunyai kedalaman ilmu di bidangnya,” ujarnya.  (*/Sulistyawan Ds)

 

 


share on: