Yogyapos.com (YOGYA) - Sastrawan Jawa satu ini memang mbeling, selalu saja membuat ulah melalui kegiatan unik nyentrik dan eksentrik. Sebut saja beberapa belasan tahun yang lalu. Bersama almarhum Suryanto Sastra Atmojo dan Heniy Astiyanto membuat fragmen gurit ‘Anak Wengi Ibu Nangis’, kemudiann dilanjut dengan ekstrem konsep performance bersama almarhum Hari Leo AER di Gedung Societet Taman Budaya Yogyakarta.
Ia juga pernah pula bersama Mustofa W Hasyim membaca puisi Jawa selama 6.666 menit. Apalagi dengan Wahyana Giri MC pernah melawat ke Surabaya dengan Muhibah Seni Antara Propinsi.
Akhir Lusono, PNS yang mantan politikus Partai Bulan Bintang ini, memang mbeling dan tak pernah diam. Selalu saja ada dinamika dalam dirinya. Proses nan panjang dilakoninya. Maka tak heran jika Balai Bahasa menganugerahinya sebagai tokoh penggerak bahasa dan sastra Jawa.
Kini sastrawan yang memiliki seabrek aktivitas organisasi itu akan melakukan hal yang tidak biasanya dilakukan oleh seseorang yang dari sisi posisi sudah mantap.
Akhir Lusono adalah seorang PNS inni sejak dua tahun lalu menjadi Dosen di Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, memiliki NIDK dan NUPTK.
Saat ini bersama tiga orang karibnya menyiapkan kegiatan Ngamen Ambal Warsa. Ketiga temannya itu adalah Slamet AP SSn, Sugiyatno dan Supriyanto.
“Saya akan ngamen. Dari rumah ke rumah dan khususnya dari rumah teman teman saya yang sudah menjabat dan menjadi pejabat. Sistemnya random. Ya se DIY, tidak hanya Kota Yogyakarta dan Bantul. Nanti hasil saya ngamen itu Insya Allah akan saya sumbangkan ke Yayasan Yatim Piatu. Doakan nggih semoga saya kuat mental dan hasilnya banyak serta barokah,” tutur Akhir Lusono kepada yogyapos.com, Senin (2/9/2024) petang.
Walaupun masih cukup lama, namun kini sastrawan Jawa yang mukim di kampung Cebongan Dk 4 Cungkuk, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul ini sudah persiapan. Karena dia nantinya akan ngemen menyanyi dan membaca puisi Jawa maka harus persiapan.
Akhir panggilan akrabnya, bukan sembarangan dalam berorganisasi. Saat ini jabatan mentereng di beberapa organisasi diembannya, antara lain sebagai Wakil Sekretaris LSB PP Muhammadiyah, Ketua Forum Silaturahim Doktor Indonesia Korwil DIY, anggota Dewan Pendidikan Kota Yogyakarta, anggota Dewan Pertimbangan Dewan Kebudayaan Bantul, Ketua Asosiasi Dramaturgi Indonesia, Ketua LSBO PDM Ngestiharjo Tengah, Ketua Seni Budaya Padukuhan 4 Cungkuk, Konsultan RT 11 Cebongan, Dewan Pembina Jemparingan Parikesit, Konsultan Radio Vedac 99 FM, Dewan Pakar Persatuan Pendidik Broadcasting dan Film Indonesia, Ketua Bidang Keahlian Broadcasting Perfileman BBPPMPV Seni Budaya serta amanah lain yang masih sangat banyak.
“Saya lulusan S1 ISI Jurusan Teater, nah saya mau ngetes mental saya, apakah masih bertahan. Masih konsisten dengan tidak malu-malu atau malah mlorot. He he he. Dan tentunya saya akan menjajal apakah ketika saya sudah menjadi pegawai masih punya mental untuk bergaya didepan orang orang hebat dan masyarakat,” demikian Akhir Lusono yang pernah studi singkat di Jerman ini menambahkan.
Bukan Akhir si penggurit mbeling ini jika tidak membagikan aktivitasnya. Ia sang pemilik Kamal YouTube Akhir Lusono channel ini juga seorang Pembawa Acara handal. Banyak kegiatan yang lokal, regional hingga internasional pernah di bawakan. Penggurit ini juga belasan tahun menjadi penyiar Jogja TV dan sempat memandu kuis di TVRI Yogyakarta. Beberapa kali juga main film dan sinetron. Bahkan pernah sebagai pemain utama film banyak ayam banyak rejeki besutan sutradara Dah Yvasion dari Amerika.
Kita tunggu tanggal ngamennya sang Sastrawan Jawa Akhir Lusono pada tanggal 25 Oktober 2024. Bertemapatan dengan hari lahirnya yang ke 54 tahun. Semoga lancar dan diberkahi Allah SWT. (Ktr)
