Yogyapos.com (SLEMN) - Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menegaskan komitmennya terhadap keberagaman melalui gelaran doa syukur lintas agama dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-109 Kabupaten Sleman, Rabu (14/5/2025).
Kali ini, umat Budha menjadi tuan rumah dalam doa syukur yang berlangsung khidmat di Vihara Karangdjati, Sinduadi, Mlati, Sleman. Turut hadir dalam acara ini Bupati Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran pemerin tah kabupaten. Disamping prosesi doa dan ibadah umat Buddha, kegiatan juga diisi dengan seremoni dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur.
BACA JUGA: Pemkab dan Kejari Sleman Teken MoU Cegah Pelanggaran Hukum
Bupati Harda menyampaikan apresiasinya kepada umat Buddha atas partisipasinya dalam perayaan ini. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam memajukan daerah.
"Saya yakin kehidupan beragama di Kabupaten Sleman ini bisa aman, nyaman dan tentram. Untuk itu, mari bahumembahu memajukan Kabupaten Sleman," ujar Harda.
BACA JUGA: GRIB DIY Solid, Djoko: Taati Hukum dan Tingkatkan Peran Sosial
Ketua Vihara Karangdjati, Totok Tejamano SAg (Romo Totok), turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemkab Sleman atas perhatian dan kepeduliannya terhadap umat Buddha di wilayah tersebut.
"Yaitu rumah yang inklusif bagi siapa pun tinggal di sini bisa aman, nyaman, tentram, masyarakatnya sejahtera, bisa rukun membangun Sleman," imbuh Romo Totok, yang juga berharap Sleman terus menjadi ruang hidup bersama yang harmonis bagi semua Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).
BACA JUGA: Ribuan Umat Buddha Ikuti Puncak Perayaan Waisak di Borobudur
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian doa syukur lintas agama yang telah digelar sebelumnya oleh umat Nasrani di Goa Maria Jatiningsih, umat Islam di Masjid Agung Wahidin Sudirohusodo Sleman, dan umat Hindu di Pura Sri Gading, Margodadi, Seyegan. (*/Agn)
